Polres Kudus Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerasan PKL, Kapolres: 10 Saksi Sudah Diperiksa

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo. (Foto: JP)

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus –  Penanganan kasus dugaan pemerasan terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus kini ditangani langsung oleh Polres Kudus.

Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan dan pendalaman proses hukum.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil alih penanganan perkara tersebut dari Polsek Kudus Kota. Hal ini dilakukan agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih optimal.

“Ya, saat ini kami sudah mengambil langkah-langkah terkait dugaan pemerasan PKL di Kudus, termasuk penanganannya sudah kami tarik ke Polres Kudus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan penanganan kasus tersebut menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Sejumlah langkah telah dilakukan untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang meresahkan para pedagang tersebut.

Terkait hasil lebih lanjut, Kapolres menyebutkan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan secara resmi melalui bagian Humas Polres Kudus.

Baca Juga :  Vidio Satpol PP Tendang Badut Viral, Ini Penjelasannya

“Nanti untuk hasil lebih lanjut akan segera dirilis oleh Humas. Yang jelas, progres penanganan perkara ini sudah menunjukkan perkembangan yang positif,” jelasnya.

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi. Hingga saat ini, sekitar 10 orang telah dimintai keterangan untuk memperkuat pengungkapan kasus.

“Kurang lebih sudah sekitar 10 orang saksi yang diperiksa, dan kemungkinan minggu depan akan ada perkembangan lagi,” tambahnya.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi premanisme, khususnya yang terjadi di wilayah Kabupaten Kudus.

“Intinya satu, kami tidak mentolerir adanya kegiatan premanisme di Kudus,” tegasnya.

Ia memastikan, Polres Kudus akan terus mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat. (J02/A01)

Berita Terkait

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal
Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi
Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya
Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan
Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan
Api Bakar Lahan Bambu di Singocandi, Kambing dan Tiga Motor Warga Ikut Jadi Korban
Enam Remaja dan Empat Motor Diamankan Polisi, Diduga Hendak Balap Liar
Video Baku Hantam di Jalan Pattimura Kudus Viral, Polisi Fasilitasi Perdamaian
Berita ini 358 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan

Berita Terbaru