Jurnalpantura.id, Kudus – Beredar video yang memperlihatkan seorang petugas polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) berada di atas kap mobil Calya warna merah viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di Jl Lingkar Selatan antara Terminal Induk Jati Kudus hingga Tugu Laka turut Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus sekitar pukul 16.30 WIB pada Jum’at, 02/08/2024.
Dari vidio yang beredar, Calya merah berlari kencang dari arah Terminal Induk Jati nenuju Tugu Laka dengan jarak sekitar 500 meter.
Dividio tampak kaki anggota Satlantas bergelantungan. Bahkan sebelumnya, topi berwarna putih menunjukkan kesatuan Lalu lintas sudah terjatuh di jalan raya.
Setelah dilakukan pengejaran, Calya merah bernopol K 1048 C akhirnya berhasil diamankan didepan Pabrik Pura di Jl Lingkar Kencing – Jetak, turut Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Supriyanto, salah satu warga menceritakan, dirinya yang saat itu sedang bekerja dikagetkan adanya mobil berwarna merah berhenti di dekatnya, kemudian keluar dua orang laki-laki.
“Katanya itu pencurian pisang, tapi belum jelas itu benar atau tidak,” kata Supri saat dimintai keterangan pada Sabtu, 03/08/2024.
Menurutnya, sebelum mobil merah tersebut berhenti, terjadi aksi kejar-kejaran dari arah Timur antara mobil pribadi yang dikemudikan polisi dengan mobil merah.
Mobil pribadi polisi itu sudah sempat mengimpit mobil merah. Tapi pengemudi mobil merah berhasil lolos dan kembali terjadi aksi kejar-kejaran hingga akhirnya berhenti tidak jauh dari tempat Supri bekerja.
“Ketangkepnya di sini (menunjukkan lokasi). Mobil pribadi yang isinya polisi itu kondisi ban sebelah kiri kempes karena ditabrak dari belakang,” ujarnya.
Setelah mobil merah berhasil diberhentikan, Supri mengatakan bahwa ada banyak pisang di dalam mobil tersebut. Dua orang yang ada dalam mobil itu pun langsung dipaksa keluar dan diamankan petugas kepolisian yang telah mengejar sejak awal.
“Kejadiannya cepet, (pengemudi mobil merah) langsung dibawa polisi,” katanya.
Sementara kesaksian dari Roni warga Pasuruan menyebut, Calya merah tersebut dari traffic light Kencing melaju ke barat dengan kencang, setelah jembatan kemudian belok arah Pasuruan dan kembali keluar ke Jl Lingkar, hingga akhirnya tertangkap di depan Pura.
Hingga saat ini, pihak kepolisian Polres Kudus belum memberikan keterangan resminya. Awak media juga telah berusaha meminta penjelasan mengenai motif, namun belum ada respon dan jawaban. (J02/A01)










