PKK Kudus Komitmen Dukung Korban Kekerasan Perempuan

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan yang digelar oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kudus. (Foto: Istimewa)

Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan yang digelar oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kudus. (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kasus kekerasan terhadap perempuan yang masih marak di Kabupaten Kudus mendapat perhatian serius dari Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kudus, Endhah Endhayani Sam’ani Intakoris.

Ia menegaskan komitmen PKK untuk turun langsung memberikan pendampingan kepada para korban.

Dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan yang digelar oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kudus di Gedung B, Endhah menyatakan bahwa TP PKK tidak akan tinggal diam melihat perempuan menjadi korban kekerasan.

“TP PKK Kudus bakal ikut andil jika terjadi kekerasan siap membantu,” ujar Endhah.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan tidak bisa dianggap sebagai persoalan pribadi. Ini adalah persoalan sosial yang menyangkut keadilan dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, perlu ada kerja sama lintas sektor mulai dari pemerintah, penegak hukum, hingga masyarakat.

“Kekerasan terhadap perempuan bukan hanya masalah individu, tapi masalah bersama yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Endhah menjelaskan bahwa kekerasan berbasis gender bisa berdampak pada berbagai aspek kehidupan korban, baik fisik, psikis, maupun sosial.

Baca Juga :  SPBU Matahari Kudus Tampilkan Semangat Kartini Lewat Busana Daerah

Ia menyoroti berbagai bentuk kekerasan yang masih sering terjadi, mulai dari kekerasan fisik seperti pemukulan, hingga kekerasan psikis seperti ancaman dan isolasi dari lingkungan keluarga.

Selain itu, ia juga menyinggung kekerasan seksual sebagai salah satu bentuk paling ekstrem dari kekerasan berbasis gender.

“Pemaksaan pelacuran, pelecehan, hingga pemerkosaan, semuanya adalah bentuk kekerasan yang harus kita lawan bersama,” ucapnya.

Dalam paparannya, Endhah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran tentang pentingnya keadilan gender, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.

Ia menilai, komunikasi terbuka dan pemahaman yang adil antara laki-laki dan perempuan adalah langkah awal pencegahan.

“Jika perempuan diberi ruang untuk berpartisipasi dan mengambil keputusan, maka mereka juga akan memiliki kekuatan untuk melindungi diri dan orang lain. Ini bukan hanya soal perempuan, ini soal keadilan,” pungkas Endhah. (J05/A01)

Berita Terkait

Marak Pelecehan Nonfisik di Ruang Publik, Perempuan di Kudus Angkat Suara
Pemkab Kudus Luncurkan PSSS sebagai Wadah Pemberdayaan Perempuan
Pendidikan dan Waktu Keluarga Seimbang, Fatkhiya Berhasil Sandang Gelar Doktor di Usia 28 Tahun
SPBU Matahari Kudus Tampilkan Semangat Kartini Lewat Busana Daerah
Peringatan Hari Kartini di Kudus, Perempuan Diingatkan untuk Mandiri dan Berdaya
Istri Bupati Kudus Ajak Ibu Rumah Tangga Tetap Produktif Tanpa Melupakan Kewajiban Utama
PKK Kudus Soroti Pentingnya Pendidikan Pranikah, Kunci Keluarga Bahagia
Launching Senam ‘Aisyiyah Bahagia, Bukan Sekedar Olahraga
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:37 WIB

Marak Pelecehan Nonfisik di Ruang Publik, Perempuan di Kudus Angkat Suara

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Kudus Luncurkan PSSS sebagai Wadah Pemberdayaan Perempuan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 15:10 WIB

Pendidikan dan Waktu Keluarga Seimbang, Fatkhiya Berhasil Sandang Gelar Doktor di Usia 28 Tahun

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:49 WIB

PKK Kudus Komitmen Dukung Korban Kekerasan Perempuan

Senin, 21 April 2025 - 17:43 WIB

SPBU Matahari Kudus Tampilkan Semangat Kartini Lewat Busana Daerah

Berita Terbaru