Home / BBM

Pertamina Siagakan Pasokan BBM dan LPG saat Ramadan dan Idul Fitri 1445 H di Muria Raya

- Jurnalis

Jumat, 29 Maret 2024 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpantura.id, Kudus ― PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1445 Hijriyah atau tahun 2024 Masehi yang dibentuk sejak 25 Maret hingga 21 April 2024.

Hal itu Guna menyiagakan stok BBM dan LPG di wilayah Muria Raya (Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Grobogan) Saat Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriyah.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan, selama periode Satgas Rafi 2024, tren konsumsi BBM wilayah Muria Raya diestimasikan mengalami peningkatan.

“BBM jenis Gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) diprediksi naik 19 persen bila dibandingkan rata-rata harian normal Januari sampai Februari 2024 dari 1.839 Kilo Liter (KL) menjadi 2.182 KL,” ujarnya.

BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) di wilayah Muria Raya mengalami penurunan 11 persen dari normalnya 1.231 menjadi 1.100 KL. Penurunan ini disebabkan pada saat periode Idul Fitri terjadi penurunan kegiatan industri.

Sedangkan untuk LPG (PSO & Non-PSO), Pertamina menyiagakan penambahan stok hingga 4,9 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian atau setara dengan 196.630 tabung dari rata-rata normalnya 206.242 tabung.

“Rata-rata harian normal adalah periode Januari – Februari 2024,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga juga menambah armada mobil tangki dari sebelumnya 471 menjadi 513 unit di Jawa Tengah dan DIY.

Selain itu, dari 935 agen dan 79.599 pangkalan LPG subsidi dan non subsidi di Jawa Tengah dan DIY, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan 935 Agen Siaga PSO dan Non-PSO dan 8.895 Pangkalan Siaga PSO dan Non-PSO yang beroperasi saat liburan di Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Masyarakat Sarankan Ada Pengawasan

Bahkan khusus wilayah dengan permintaan tinggi, beberapa Agen LPG disiagakan 24 jam. Tidak hanya itu, konsumen juga dapat dimudahkan memesan BBM nonsubsidi dan Bright Gas menggunakan layanan Pertamina Delivery Service 135.

“Melalui Pertamina Delivery Service, konsumen dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 dan kami akan mengirimkan tabung Bright Gas dari agen LPG terdekat kami,“ ungkap Brasto.

Sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan, Pertamina juga menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki yang disiagakan sebagai kantong/cadangan suplai BBM di titik-titik yang rawan dengan kemacetan.

Puncak arus mudik di Provinsi Jawa Tengah & DIY sendiri diprediksi terjadi pada tanggal 6 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 62 persen atau sebanyak 20.800 KL dan pada tanggal 9 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 57 persen atau mencapai 20.200 KL.

Sedangkan puncak arus balik di Provinsi Jawa Tengah & DIY diprediksi terjadi pada 14 April dengan prediksi konsumsi gasolin meningkat sebanyak 61 persen atau sebanyak 20.600 KL. Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.

Dibandingkan dengan Periode Satgas Rafi tahun 2023, puncak tertinggi konsumsi gasolin pada arus mudik meningkat sebanyak 66 persen pada H-2 lebaran sedangkan untuk arus balik juga terdapat peningkatan sebanyak 46 persen pada H+3 lebaran.

“Kami mengimbau bagi masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki penuh di SPBU sebelum berangkat dan agar mempermudah menemukan SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi MyPertamina atau menghubungi layanan kontak Pertamina Call Center 135,” ujarnya. (J05/A01)

Berita Terkait

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga
Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli
Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi
Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara
Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini
Sudah Sepuluh Hari Lebih Tak Jual Pertalite dan Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina soal SPBU Kalirejo
Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Dihentikan Sementara, Disdag Kudus: Bukan Kelangkaan
Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun per 1 Juli 2026
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:39 WIB

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:43 WIB

Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini

Berita Terbaru