Pemkab Kudus Ajak Relawan Bersatu Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Bencana Alam304 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Bergas Catursasi Penanggungan, memberikan semangat kepada 600 relawan dalam Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang digelar dalam di Alun-alun Simpang 7 Kudus, Senin (20/11/2023).

Bergas menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah dan meminta relawan untuk siap siaga dalam memitigasi bencana.

Pj. Bupati Bergas menyampaikan bahwa jumlah kejadian bencana meningkat signifikan, mencapai lebih dari 2000 kejadian pada tahun 2023. Dampaknya melibatkan kerugian, luka berat, dan korban meninggal dunia.

“Peningkatan signifikan jumlah kejadian bencana pada tahun 2023 membawa dampak berat. Saatnya bersatu, karena bencana tidak memberi pemberitahuan,” ucapnya.

Dalam menghadapi bencana, Bergas mengajak para relawan untuk selalu siap dalam menghadapi bencana, karena kesiapan di wilayah menjadi kunci dalam menangani bencana secara cepat.

Untuk itu, Bergas menekankan 5 (lima) prinsip yang harus selalu dipegang teguh oleh relawan yaitu mandiri, profesional, solid, terus bersinergi, dan akuntabilitas.

“Saya mengajak untuk memahami 5 prinsip dalam menghadapi bencana yaitu mandiri, profesional, solid bersinergi dan akuntabilitas,” ujarnya.

Bergas juga mendorong pengaktifan kembali siskamling di daerah sebagai sensor keamanan wilayah. Kearifan lokal menjadi kunci dalam menghadapi bencana dengan sigap berkoordinasi bersama relawan.

“Perlunya pengaktifan siskamling di daerah sebagai sensor keamanan wilayah karena kearifan lokal adalah kunci utama dalam menghadapi bencana, dengan sigap berkoordinasi bersama relawan demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat,” sebutnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Mundir, menjelaskan pihaknya telah melakukan persiapan menghadapi musim penghujan 2023/2024. Bantuan kepada destana dan organisasi kerelawanan meliputi 175 jas hujan, 175 sepatu boot, 108 cangkul, 108 linggis, serta logistik pangan, sandang, dan material bangunan.

Mundir menambahkan, sarana prasarana pendukung seperti motor trail rescue, mobil double cabin, pickup dan jeep, perahu karet/polietilen, truk tangki dan truk crab, truk pemadam, ambulans, dan mobil serbaguna turut dikerahkan untuk mendukung kesiapsiagaan.

“Kita sudah siapkan sarana prasarana untuk mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana,” ujarnya. (J05/A01)

Komentar