Pelatihan Biosaka hingga Cek pH Tanah, LPPNU Kudus Inisiasi Madrasah Tani

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusias peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan perdana yang digagas LPPNU Kudus.

Antusias peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan perdana yang digagas LPPNU Kudus.

Jurnalpantura.id, Kudus – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Kudus resmi memulai langkah awal untuk menginisiasi Madrasah Tani dengan menggelar pelatihan perdana di Sekolah Proklim Gondangmanis, Kecamatan Bae, Ahad (11/5/2025).

Kegiatan ini mencakup pelatihan pembuatan biosaka, pengenalan Program Kampung Iklim (Proklim), hingga penggunaan alat cek lahan pertanian seperti pengukuran luas dan pH tanah.

Ketua LPPNU Kudus, H Ahmad Amin Mustafid, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara serta antusiasme masyarakat.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi tonggak awal terbentuknya madrasah tani sebagai pusat edukasi pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah acara Ngaji Tani LPPNU Kudus berjalan lancar. Ini adalah langkah awal kami dalam mewujudkan Kudus sebagai daerah yang mandiri pangan,” kata H Amin.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh petani dan penggiat Proklim, tetapi juga oleh para pemerhati lingkungan dan pegiat pertanian dari berbagai kalangan.

“Kami siap bersinergi dengan semua pihak demi keberlanjutan pertanian yang berpihak pada petani dan alam,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini, para peserta diajak praktik langsung membuat biosaka, yakni cairan hayati yang dibuat dari remasan daun segar yang direndam di air. Biosaka dinilai dapat menjadi alternatif alami untuk meningkatkan kesuburan tanah dan daya tahan tanaman terhadap penyakit.

Baca Juga :  Panen Poktan Kedungdowo Jadi Uji Coba Combine Alsintan di Kudus, Bentuk Layanan Dekat ke Petani

Zamris Anwar, sekretaris LPPNU Kudus, menambahkan bahwa pelatihan ini juga mengenalkan peserta pada alat-alat sederhana untuk mengukur luas lahan dan pH tanah.

“Dengan memahami kondisi lahannya sendiri, petani bisa lebih tepat dalam pengelolaan dan pemilihan pola tanam,” jelasnya.

Sementara itu, pembina Proklim Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi nyata yang dimulai dari lingkungan sekitar.

“Proklim bukan sekadar gerakan lingkungan, tapi juga mendorong ekonomi warga melalui kegiatan adaptasi dan mitigasi seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan pupuk organik, serta penanaman pohon,” terangnya.

Ia berharap sinergi antara LPPNU dan Sekolah Proklim ini dapat terus berlanjut, menjadi bagian dari gerakan nasional dalam melindungi bumi dan menciptakan ekosistem pertanian berkelanjutan.

“Salam satu hati menjaga bumi, satu irama merawat semesta,” tutupnya penuh semangat. (J02/A01)

Berita Terkait

Tiga Tahun Dikembangkan, Tembakau Gulang Mulai Tunjukkan Hasil
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kudus Serahkan 60 Alsintan kepada Kelompok Tani
Kolaborasi LPPNU dan MWC NU Dawe Lahirkan Kader Penggerak Pertanian Organik
Dinas Pertanian Kudus Siapkan Strategi Hadapi El Nino, Petani Diminta Adaptasi Pola Tanam
Gerakan Tani Karangsari Adukan Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU ke DPRD Pati
Terjerat Utang Rp150 Juta, Petambak Tunggulsari Gagal Panen Diterjang Rob
Jadikan Sawah sebagai Laboratorium, Hamdan Adib Ciptakan Pupuk dan Pestisida Organik
Pelemahan Rupiah Tekan Peternak Unggas Pati, Harga Pakan Naik Keuntungan Menyusut
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:45 WIB

Tiga Tahun Dikembangkan, Tembakau Gulang Mulai Tunjukkan Hasil

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kudus Serahkan 60 Alsintan kepada Kelompok Tani

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:57 WIB

Kolaborasi LPPNU dan MWC NU Dawe Lahirkan Kader Penggerak Pertanian Organik

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:19 WIB

Dinas Pertanian Kudus Siapkan Strategi Hadapi El Nino, Petani Diminta Adaptasi Pola Tanam

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Gerakan Tani Karangsari Adukan Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU ke DPRD Pati

Berita Terbaru