Nilai Hasil Tes Seleksi Berubah, Warga Sidorekso Protes

Jurnalpantura.id, Kudus – Tes seleksi pengisian Perangkat desa (Perades) di 90 Desa di Kudus secara serentak selesai digelar pada Selasa 14/02/2023 kemarin.

Namun hasil tes seleksi perangkat desa kemarin, banyak diprotes para peserta. Salah satunya yang dilakukan Miftahul Huda, warga Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Kepada media, Huda menceritakan skore hasil test yang diikuti istrinya Erfana Setyaningrum berubah.

“Istri saya ikut yang sesi ketiga, yang sesi pertama dan kedua itu hasilnya bisa diketahui 15 menit setelah tes. Tapi yang sesi ketiga itu hampir tiga jam hasilnya baru keluar,” Kata Miftahul Huda. Rabu 15/02/023.

Istrinya, bersama peserta pengisian Perades mengikuti tes seleksi perangkat desa dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang difasilitasi oleh Universitas Padjadjaran (Unpad).

Menurutnya, kejanggalan dimulai ketika pengumuman hasil nilai tes sang istri baru diketahui setelah tiga jam tes dilakukan.

“Seharusnya hasil tes CAT, nilai bisa langsung diketahui saat itu juga ketika peserta selesai mengerjakan soal,” Ungkapnya.

Di pengumuman pertama, istri Huda diketahui mendapat skor paling tinggi di formasi yang dipilih yakni Kepala Seksi Kesra. Yakni dengan skor 370,70.

Namun selang sekitar satu jam, ada pengumuman baru terkait hasil seleksi tersebut. Tidak disangka, skor sang istri tiba-tiba berubah di pengumuman terakhir.

Komentar