Kudus Darurat Gangster, Beredar Vidio Gerombolan Remaja Bersajam Konvoi dan Geruduk Perumahan

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelum berkonvoi gamgster di Kudus ber foto bersama di Jl Kopen (Foto:Istimewa)

Sebelum berkonvoi gamgster di Kudus ber foto bersama di Jl Kopen (Foto:Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus – Ketenangan warga Kabupaten Kudus kembali terusik. Sebuah video amatir yang memperlihatkan gerombolan remaja membawa senjata tajam (sajam) saat menyerbu kawasan perumahan viral di media sosial.

Aksi nekat ini memicu keresahan luar biasa. ​Dalam video yang beredar luas, tampak sekelompok remaja berboncengan motor sambil menenteng celurit panjang.

Sebelum ber konvoi, mereka berfoto bersama sambil membawa berbagai senjata tajam di Jl Kopen, perbatasan Desa Krandon, Kecamatan Kota Kudus dan Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu Kudus.

Mereka mendatangi gerbang Perumahan Salam Residence di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, pada Ahad 10 Mei 2026 dini hari. ​Suasana pun berubah mencekam saat aksi saling kejar antar kelompok pecah di depan gerbang perumahan disertai teriakan provokasi.

Meski tidak ada bentrokan fisik yang terekam jelas, kehadiran sajam tersebut sudah cukup membuat bulu kuduk warga berdiri.

​Salah satu warga Salam Residence, Yuris, menceritakan saat kejadian itu dirinya bersama petugas keamanan yang berjaga langsung sigap menghadang dan menghalau gangster agar tidak merangsek masuk ke perumahan.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Bikin Distribusi Air PDAM Kudus Lumpuh, Ribuan Pelanggan Mengeluh

“Saya di tlp penjaga keamanam ada warga yang dikejar gangster hingga masuk ke perumahan. Dan benar tampak sekelompok remaja bawa sajam panjang,” kata Yuris pada media ini, Senin 11/05/2026.

“Setelah kondusif, saya melaporkan peristiwa ini ke Polsek Bae,” terangnya.

​Maraknya aksi premanisme remaja ini menjadi rapor merah bagi keamanan di Kudus. Menanggapi viralnya video tersebut, Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya sudah turun tangan.

​”Akan kami tindak lanjuti,” tegasnya singkat saat dikonfirmasi.

​Terkait dugaan keterkaitan aksi ini dengan kasus pembacokan yang terjadi beberapa hari sebelumnya, Kompol Rendi menyatakan bahwa penyelidikan masih terus didalami.

​”Masih dalam proses, kami mohon waktu untuk menuntaskannya,” pungkasnya.

​Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib guna mencegah aksi tawuran susulan. (J02/A01)

Berita Terkait

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal
Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi
Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya
Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan
Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan
Api Bakar Lahan Bambu di Singocandi, Kambing dan Tiga Motor Warga Ikut Jadi Korban
Enam Remaja dan Empat Motor Diamankan Polisi, Diduga Hendak Balap Liar
Video Baku Hantam di Jalan Pattimura Kudus Viral, Polisi Fasilitasi Perdamaian
Berita ini 413 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan

Berita Terbaru