Jurnalpantura.id, Kudus – Kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Kudus yang tergabung dalam Kloter 41 sempat mengalami keterlambatan akibat kendala armada di perjalanan.
Sebanyak 350 jemaah baru tiba di Kantor Jamiiyatul Hujjaj Kudus (JHK), Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, atau molor sekitar 1 jam dari jadwal semula pukul 11.55 WIB.
Sekretaris Panitia Pendalaman, Pemberangkatan, dan Pemulangan Haji (P4H) JHK Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kudus, Alex Fahmi, mengatakan keterlambatan terjadi karena salah satu dari sembilan armada bus yang mengangkut jemaah mengalami kerusakan di wilayah Boyolali.
“Di perjalanan daerah Boyolali ada satu bus yang terkendala mogok, informasinya bus empat. Karena ini rombongan, jadi harus ditunggu bersama-sama,” ujarnya.
Selain kendala armada, keberangkatan jemaah dari Asrama Haji Donohudan juga mengalami penundaan sekitar 30 menit. Menurut Alex, banyak jemaah yang memanfaatkan waktu setibanya di Donohudan untuk melaksanakan salat qada yang belum sempat ditunaikan selama perjalanan dari Arab Saudi.
“Kemungkinan jemaah melaksanakan salat qada karena di bandara Jeddah maupun di pesawat tidak sempat salat. Proses itu membutuhkan waktu cukup lama,” katanya.
Meski mengalami keterlambatan, Alex memastikan seluruh jemaah Kloter 41 tiba di Kudus dalam kondisi sehat. Hingga proses pemulangan berlangsung, panitia belum menerima laporan adanya jemaah yang mengalami gangguan kesehatan.
“Alhamdulillah belum ada informasi jemaah sakit. Harapan kami semuanya sehat sampai Kudus,” ungkapnya.
Ia menjelaskan kondisi fisik para jemaah menjadi perhatian panitia mengingat perjalanan udara dari Arab Saudi menuju Indonesia memakan waktu sekitar 10 jam. Selain faktor usia, kelelahan juga kerap dialami jemaah selama perjalanan panjang tersebut.
“Kadang ada jemaah yang tidak doyan makan di pesawat, padahal disediakan makan dua kali. Akhirnya terlalu capek dan perut kosong sehingga lemas,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mempercepat proses kepulangan, distribusi koper jemaah juga diatur secara khusus. Dengan skema tersebut, para jemaah yang baru tiba dapat langsung mengambil koper masing-masing dan segera berkumpul dengan keluarga yang telah menunggu di lokasi penjemputan.
Meski sempat molor akibat kendala armada dan keterlambatan keberangkatan dari Donohudan, proses pemulangan jemaah haji Kloter 41 Kudus berlangsung lancar hingga seluruh rombongan tiba dengan selamat di tanah air. (J02/A01)










