Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam Sekolah Lares Manis

- Jurnalis

Selasa, 11 Juli 2023 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Supriyadi, penjahit seragam sekolah di Wergu Wetan (Foto:J06)

Supriyadi, penjahit seragam sekolah di Wergu Wetan (Foto:J06)

Jurnalpantura.id, Kudus– Setiap Tahun Ajaran Baru, Jasa pembuatan seragam sekolah di tukang jahit laris manis menerima order. Bahkan beberapa tukang jahit mengaku mengalami kenaikan order 2 kali lipat.

Seperti yang dirasakan oleh pasangan suami istri Supriyadi dan Siti Rokhayatun di Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus.

Pasutri yang sudah belasan tahun menekuni jasa jahit pakaian ini mengaku pendapatannya meningkat hingga dua kali lipat di musim sekolah masuk.

Di sela-sela kesibukannya menyelesaikan pesanan jahit seragam sekolah itu, Supriyadi membagikan ceritanya menerima puluhan pesanan pembuatan seragam sekolah. Tak hanya dari Kudus, ada beberapa orang yang memang sudah langganan memakai jasa jahitnya, karena kualitas yang dipercaya baik.

Supriyadi menunjukkan seragam sekolah (Foto:J06)

Dalam kesempatan wawancara itu, ia mengaku tahun ini cukup banyak yang pesan. Satu pasang seragam sekolah bisa dikerjakan dalam waktu satu hari penuh.

Menurutnya, pesanan seragam hanya terjadi musiman, yakni saat liburan dan jelang sekolah masuk tahun ajar baru. Meskipun begitu, cukup membantu dalam melancarkan perekonomian keluarganya.

“Alhamdulillah membantu sekali, meskipun belum full yang pesan, tetapi bisa untung dua kali lipat,” ungkapnya. Selasa 11/07/2023.

Baca Juga :  BUMDes Maju Sejahtera Desa Tumpangkrasak Kudus Sukses Kelola 3 Jenis Usaha

Satu setel seragam sekolah ia patok dengan biaya sebesar Rp 175 ribu. Harga itu menurutnya sudah pas dengan kualitas jahitan dan bahan baku kelas wahid.

“Kami memang pakai bahan kain yang bagus, halus. Pernak-pernik yang diambil juga nomor satu, kan ada tingkatnya,” ujarnya sambil menunjukkan bahan yang dipakai menjahit seragam.

Pesanan seragam itu ia targetkan rampung sebelum bulan Agustus. Pasalnya ada sekolah yang sudah masuk tanggal 17 Juli 2023.

“Pesanan individu dari beberapa orang, bukan dari sekolah langsung karena kami lingkupnya kecil. Ada yang pesan 2 setel, 6 setel, kayak gitu,” imbuhnya.

Selain menerima pesanan seragam, pihaknya tetap mengerjakan jasa permak jahit. Untuk permak sendiri, ia patok dengan biaya Rp 15 – 35 ribu, tergantung dari kesulitan dan permintaan pelanggan.

“Kami juga menerima jasa jahit celana, jas, gamis, jeans, membesarkan atau mengecilkan ukuran pakaian, jaket, dll,” ujarnya. (J06/A01)

Berita Terkait

Transaksi Tembus Rp 65 Juta, Galeri Dekranasda Kudus Jadi Etalase UMKM Lokal
UMKM Kudus Didorong Makin Kreatif, Dekranasda Siapkan Strategi Perluasan Pasar
Srikandi Fair Semarakkan HUT ke-81 RI, UMKM Kudus Ikut Kebanjiran Berkah
BRI BO Demak Serahkan Tenant UMKM kepada UMKM Binaan dalam Kegiatan Demang Ngantor Deso di Desa Jragung
UMKM Naik Kelas: Dari Kebun ke Inovasi Produk, Pelatihan Olahan Pisang Bernilai Jual Tinggi
Hadapi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Kudus Perkuat Gerakan Pangan Murah
Oktober 2026 Jadi Batas Akhir, Produk UMKM Tanpa Sertifikat Halal Terancam Diawasi
Ngopi Sambil Menikmati Senja, Kopi Rawa Jadi Tempat Singgah Favorit di Jalur Pati-Kudus
Berita ini 265 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:11 WIB

Transaksi Tembus Rp 65 Juta, Galeri Dekranasda Kudus Jadi Etalase UMKM Lokal

Senin, 14 September 2026 - 15:38 WIB

UMKM Kudus Didorong Makin Kreatif, Dekranasda Siapkan Strategi Perluasan Pasar

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Srikandi Fair Semarakkan HUT ke-81 RI, UMKM Kudus Ikut Kebanjiran Berkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WIB

BRI BO Demak Serahkan Tenant UMKM kepada UMKM Binaan dalam Kegiatan Demang Ngantor Deso di Desa Jragung

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:04 WIB

UMKM Naik Kelas: Dari Kebun ke Inovasi Produk, Pelatihan Olahan Pisang Bernilai Jual Tinggi

Berita Terbaru