Jelang Idulfitri, Warga Ramai-Ramai Serbu Gerakan Pangan Murah di Kudus

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berburu sembako murah saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispertan Kudus, Jumat (6/3/2026). (Foto: JP)

Warga berburu sembako murah saat Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Dispertan Kudus, Jumat (6/3/2026). (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Antusiasme warga terlihat tinggi saat Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus di halaman kantornya pada Jum’at 06/03/2026.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan yang dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras 5 kilogram dari Gapoktan seharga Rp64 ribu, beras SPHP Rp58 ribu, minyak goreng Minyak Kita Rp15 ribu, gula pasir Rp16 ribu, telur dengan harga kandang, serta aneka cabai, bawang, dan sayuran.

Selain itu, tersedia pula berbagai produk UMKM serta beras zakat kemasan 2,7 kilogram yang dibanderol Rp34 ribu.

Kepala Dispertan Kudus, Didik Tri Prasetyo, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan GPM biasanya digelar secara rutin setiap Jumat pada pekan kedua setiap bulan. Namun, khusus menjelang Lebaran kali ini pelaksanaannya dimajukan ke pekan pertama agar masyarakat dapat lebih awal memanfaatkan program tersebut.

Baca Juga :  Pasca Iduladha, Penggilingan Daging di Pasar Kliwon Kudus Tak Pernah Sepi

“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah sekaligus sebagai upaya menjaga kestabilan harga di pasaran,” jelasnya.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Salah satu warga Desa Purworejo, Liana, mengaku terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah tersebut. Ia datang sejak pagi untuk membeli beberapa kebutuhan dapur yang harganya lebih murah dibandingkan di pasar.

“Lumayan bisa hemat, apalagi mau Lebaran biasanya harga mulai naik. Di sini masih lebih murah,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan warga Kecamatan Jati, Sofyan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus digelar secara berkala karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, selain harga yang lebih terjangkau, keberadaan GPM juga memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus pergi jauh ke pasar. (J02/A01)

Berita Terkait

Transaksi Tembus Rp 65 Juta, Galeri Dekranasda Kudus Jadi Etalase UMKM Lokal
UMKM Kudus Didorong Makin Kreatif, Dekranasda Siapkan Strategi Perluasan Pasar
Srikandi Fair Semarakkan HUT ke-81 RI, UMKM Kudus Ikut Kebanjiran Berkah
BRI BO Demak Serahkan Tenant UMKM kepada UMKM Binaan dalam Kegiatan Demang Ngantor Deso di Desa Jragung
UMKM Naik Kelas: Dari Kebun ke Inovasi Produk, Pelatihan Olahan Pisang Bernilai Jual Tinggi
Hadapi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Kudus Perkuat Gerakan Pangan Murah
Oktober 2026 Jadi Batas Akhir, Produk UMKM Tanpa Sertifikat Halal Terancam Diawasi
Ngopi Sambil Menikmati Senja, Kopi Rawa Jadi Tempat Singgah Favorit di Jalur Pati-Kudus
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:11 WIB

Transaksi Tembus Rp 65 Juta, Galeri Dekranasda Kudus Jadi Etalase UMKM Lokal

Senin, 14 September 2026 - 15:38 WIB

UMKM Kudus Didorong Makin Kreatif, Dekranasda Siapkan Strategi Perluasan Pasar

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Srikandi Fair Semarakkan HUT ke-81 RI, UMKM Kudus Ikut Kebanjiran Berkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:55 WIB

BRI BO Demak Serahkan Tenant UMKM kepada UMKM Binaan dalam Kegiatan Demang Ngantor Deso di Desa Jragung

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:04 WIB

UMKM Naik Kelas: Dari Kebun ke Inovasi Produk, Pelatihan Olahan Pisang Bernilai Jual Tinggi

Berita Terbaru