Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPUPR Kudus Harry Wibowo meninjau langsung proyek pelebaran dan pengaspalan Ruas Jalan Kudus-Kaliwungu di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Selasa (1/9). Proyek senilai Rp2,5 miliar tersebut ditargetkan rampung akhir September 2026. Foto: JP

Kepala DPUPR Kudus Harry Wibowo meninjau langsung proyek pelebaran dan pengaspalan Ruas Jalan Kudus-Kaliwungu di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Selasa (1/9). Proyek senilai Rp2,5 miliar tersebut ditargetkan rampung akhir September 2026. Foto: JP

Jurnalpantura.id, Kudus – Proyek pelebaran dan pengaspalan ulang Ruas Jalan Kudus-Kaliwungu di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, terus dikebut. Pekerjaan yang menelan anggaran sekitar Rp2,5 miliar tersebut ditargetkan selesai pada akhir September 2026, lebih cepat dari batas waktu kontrak yang berakhir pada awal Oktober.

Pelebaran jalan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kudus sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan perempatan Jetak. Titik tersebut selama ini menjadi salah satu lokasi yang kerap mengalami antrean, terutama pada jam sibuk ketika aktivitas masyarakat berangkat dan pulang kerja maupun sekolah meningkat.

Kepala DPUPR Kudus, Harry Wibowo, mengatakan ruas Kudus-Kaliwungu memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan Kudus dengan Kabupaten Jepara.

Menurutnya, tingginya mobilitas kendaraan di jalur tersebut membuat pelebaran diperlukan, khususnya untuk memperlancar arus kendaraan dari arah Kudus menuju lingkar barat.

“Jalur ini sangat vital karena menghubungkan Kabupaten Kudus dengan Kabupaten Jepara. Banyak pekerja dari Kudus yang melintas ke arah Jepara atau sebaliknya. Dengan pelebaran ini, kendaraan dari arah Kudus menuju lingkar barat bisa langsung belok kiri, sehingga tidak menambah antrean panjang,” ujar Harry saat meninjau pekerjaan bersama Kabid Bina Marga dan tim kontraktor, Selasa (1/9).

Pekerjaan pelebaran mencakup ruas sepanjang sekitar 750 meter. Sisi selatan jalan atau sebelah kiri dari arah Kudus menuju Jepara diperlebar sekitar 2,8 hingga 3 meter.

Baca Juga :  Vidio Jl Kajar-Cranggang Rusak Beredar di Medsos, PUPR : Sudah Dianggarkan di Perubahan

Selain memperluas badan jalan, konstruksi bagian bawah juga diperkuat. Lapisan fondasi menggunakan Lapis Pondasi Bawah (LPB) dan Lapis Pondasi Atas (LPA) sebelum dilanjutkan dengan pengaspalan.

Untuk lapisan permukaan, jalan akan mendapatkan dua lapis aspal, yakni AC-BC dan AC-WC dengan ketebalan keseluruhan sekitar 8-9 sentimeter. Dengan pekerjaan tersebut, lebar jalan yang sebelumnya berkisar 6,5 hingga 7 meter akan bertambah menjadi sekitar 9 hingga 9,5 meter.

Harry menyebutkan, perkembangan pekerjaan di lapangan saat ini berada di kisaran 30 hingga 36 persen. Meski masih dalam proses, pihaknya optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, DPUPR Kudus mencatat progres fisik keseluruhan paket pekerjaan hingga akhir Agustus mencapai sekitar 31 persen. Capaian tersebut mencakup sejumlah pekerjaan infrastruktur, mulai dari jalan, drainase, jembatan, hingga irigasi.

“Seluruh paket pekerjaan dipastikan sudah menandatangani kontrak kerja dengan target rampung serentak pada akhir Oktober atau awal November,” jelasnya.

Mengenai serapan anggaran yang masih berada di angka 31 persen, Harry mengatakan kondisi tersebut tidak menunjukkan adanya perlambatan pekerjaan di lapangan. Rendahnya realisasi keuangan lebih disebabkan sejumlah kontraktor belum mencairkan uang muka pekerjaan.

“Secara administrasi semua sudah teken kontrak. Realisasi keuangan baru tercatat 31 persen di akhir Agustus karena banyak kontraktor yang memilih belum mengambil uang muka kerja. Namun, pengerjaan di lapangan tetap berjalan sesuai jadwal,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan
Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total
Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar
Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu
Drainase Dibangun di 30 Titik, Pemkab Kudus Siapkan Dana Hampir Rp10 Miliar
Kurangi Genangan, Pemkab Kudus Bangun Drainase Jalan Wahid Hasyim Senilai Rp2,2 Miliar
BPJ Wilayah Pati Segera Perbaiki Jalan dan Talut Ambles di Jalur Colo, Anggaran Capai Rp8,47 Miliar
Talud Jembatan Santri di Sunggingan Kudus yang Sempat Longsor Kini Diperkuat Bronjong
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

Pembangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Segera Dimulai, Pemenang Lelang Telah Ditetapkan

Selasa, 1 September 2026 - 17:46 WIB

Jalan Kudus-Kaliwungu Diperlebar, Proyek Rp2,5 Miliar Ditarget Rampung September

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Pakai Dana Cukai Rp4,9 Miliar, Jembatan 10 Kesambi Kudus Diganti Total

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Jalan Pasuruhan Lor-Dukuh Kencing Kudus Dilebarkan Jadi 6 Meter, Anggaran Rp3,9 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:12 WIB

Resmikan 3 Jembatan Garuda, Warga Tak Lagi Bergantung Jembatan Bambu

Berita Terbaru