Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Kresek di Kudus

- Jurnalis

Kamis, 22 Desember 2022 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, dr Pujianto saat merawat bayi perempuan yang ditemukan di plastik kresek. (Foto:J02).

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, dr Pujianto saat merawat bayi perempuan yang ditemukan di plastik kresek. (Foto:J02).

Jurnalpantura.id, Kudus – Penemuan bayi terbungkus plastik kresek di tanggul sungai depan Balai Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah gegerkan warga.

Bayi yang terlahir sehat tersebut ditemukan oleh pemancing yang tengah mencari ikan di sungai tersebut. Saat itu, tiba-tiba ada tangisan bayi yang terdengar.

Kepala Desa Tanjungkarang Sumarno menjelaskan, bayi perempuan itu ditemukan Rabu, (21/12/2022) sekitar pukul 23.30 WIB malam tadi.

Penemuan bayi tersebut berawal saat ada warga yang tengah mencari ikan di sungai tersebut. Saat itu, tiba-tiba ada tangisan bayi yang terdengar.

Pemancing sempat berusaha mendekat ke arah suara ,yang kemudian melihat bayi yang di bungkus di dalam plastik warna hitam. Karena curiga, pemancing tersebut menghentikan pengendara yang lewat sebagai saksi bahwa ditemukan bayi di dalam kresek.

“Kalau bayi itu ga nangis mungkin dikira sampah,” ucapnya usai menjenguk bayi tersebut di RS Mardi Rahayu, Kamis (22/12/2022).

Kepala Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus, Sumarno. (Foto:J02)

Saat itu, temuan bayi perempuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Jati. Polisi juga sudah mendatangi lokasi penemuan.

Baca Juga :  Kakek 79 Tahun di Kudus Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Sederhana

“Langsung di bawa ke Rumah Sakit Mardirahayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, dr Pujianto membenarkan bahwa semalam pihaknya menerima bayi perempuan yang ditemukan di sekitaran Balai Desa Tanjungkarang.

Bayi perempuan itu dalam kondisi kedinginan saat dibawa oleh petugas kepolisian. Kondisi ari-ari dan tali pusar juga sudah dipotong namun tidak ditali dimungkinkan proses persalinan tidak ditangani medis.

Saat ditemukan plasenta masih berdarah, bayi telah lahir dengan cukup umur usia kehamilan sekitar 37 Minggu. Bayi tersebut memiliki panjang bayi 45 cm dan berat 2,9 kg.

Saat ini, bayi sedang mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit di Ruang Peristi atau Perinatal Resiko Tinggi.

“Bayi sedang dirawat dan dihangatkan karena saat diterima keadaanya bayi kedinginan,” ujarnya, Kamis (22/12/2022).

Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk memastikan bayinya sehat hingga nanti diambil oleh yang berwewenang, dalam hal ini adalah pihak kepolisian ataupun pihak pemerintah desa. (J05/A01)

Berita Terkait

Mahasiswa dan Pejabat Kudus Bersatu dalam Doa, Gelar Aksi Damai untuk Ojol Korban Rantis Brimob
Pasca Unjuk Rasa, Sinergi Warga-Aparat Berjibaku Bersihkan Sampah di Sekitar Alun-Alun Pati
Mawahib Pastikan Hak Tunjangan Guru Madin Kembali Sejahtera
Duta PMI Asal Jepara Terima Penghargaan SLKS Usai Donor Lebih dari 100 Kali
Mabes Polri Terjunkan Tim Psikologi Polri Untuk Pemulihan Psikososial Korban Banjir
Sasar Desa Karangsari Rembang, Bantu Percepatan Pembangunan
Cerita Kecewa Warga Jati Wetan, Sebagian Rumahnya Dibongkar Tanpa Pemberitahuan
Alami Kontraksi, Warga Jepang Minta Bantuan Polsek Mejobo Kudus
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:15 WIB

Mahasiswa dan Pejabat Kudus Bersatu dalam Doa, Gelar Aksi Damai untuk Ojol Korban Rantis Brimob

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:11 WIB

Pasca Unjuk Rasa, Sinergi Warga-Aparat Berjibaku Bersihkan Sampah di Sekitar Alun-Alun Pati

Kamis, 3 Oktober 2024 - 23:25 WIB

Mawahib Pastikan Hak Tunjangan Guru Madin Kembali Sejahtera

Kamis, 1 Agustus 2024 - 12:36 WIB

Duta PMI Asal Jepara Terima Penghargaan SLKS Usai Donor Lebih dari 100 Kali

Sabtu, 23 Maret 2024 - 15:19 WIB

Mabes Polri Terjunkan Tim Psikologi Polri Untuk Pemulihan Psikososial Korban Banjir

Berita Terbaru