Jurnalpantura.id, Kudus – Seekor kerbau milik warga dilaporkan lepas kendali dan mengamuk di sepanjang jalan dari Desa Glagahwaru hingga Desa Kutuk pada Selasa 03/03/2026.
Merespons laporan darurat warga, Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono memimpin langsung personel Piket SPKT dan Piket Fungsi menuju lokasi kejadian pada pukul 14.30 WIB untuk melakukan pengamanan.
“Peristiwa bermula saat kerbau milik Sutiyono mendadak stres dan lepas dari kandangnya. Diduga, kerbau tersebut panik setelah melihat kawanan kerbau lainnya dipotong secara mendadak karena sakit,” kata Kapolsek Undaan.
Kondisi psikologis hewan yang tidak stabil, lanjutnya, membuat Kerbau menjadi agresif dan membahayakan keselamatan publik.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan kerbau tersebut sedang berendam di genangan air pekarangan rumah warga setelah lelah mengamuk. Mengingat kondisi hewan yang sudah tidak mungkin dijinakkan secara manual dan risiko keselamatan warga yang sangat tinggi, pemilik kerbau melayangkan permintaan khusus.
”Atas permintaan pemilik dan demi mencegah adanya korban jiwa, kami memutuskan untuk melakukan tindakan terukur. Karena upaya penjinakan sudah tidak memungkinkan, kami berkoordinasi dengan anggota Perbakin untuk membantu eksekusi hewan tersebut,” terangnya. (J02/A01)










