Berikan Bantuan Pada Korban Banjir di Karangrowo, Sandung Usulkan Pembangunan Embung

- Jurnalis

Senin, 1 Februari 2021 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandung Hidayat Anggota Komisi D DPRD Kudus menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Dukuh Karanganyar Desa Payaman dan Desa Karangrowo (Foto:J02)

Sandung Hidayat Anggota Komisi D DPRD Kudus menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Dukuh Karanganyar Desa Payaman dan Desa Karangrowo (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Hampir tiap tahun Banjir sebagian wilayah di Desa Payaman Kecamatan Mejobo dan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan, terkena musibah banjir.

Warga yang jengah dengan bencana tahunan ini berharap Pemerintah Kabupaten Kudus bisa membangunkan embung untuk mencegah banjir yang tiap tahun melanda.

Salah satunya disampaikan Eko Prasetyo (43) warga Dukuh Karanganyar Desa Payaman mengaku sudah jengah dengan musibah banjir yang terjadi setiap kali hujan lebat datang.

“Walaupun air banjir tidak sampai mematikan aktivitas warga. Namun kami sudah jengah,” Kata Eko Prasetyo kepada media, usai menerima bantuan dari Sandung Hudayat. Senin 01/02/2021.

 

Eko Prasetyo, salah satu petani di Dukuh Karanganyar Desa Payaman, Mejobo (Foto:J02)

Namun, air banjir yang menggenangi permukiman warga dan area persawahan membuat petani maupun peternak merugi.

“Di kawasan permukiman banjir tidak begitu dalam, paling sekitar 5 sampai 40 sentimeter. Banjir di sini dampak terbesarnya di area persawahan,” katanya Senin, 1 Februari 2021.

Pria yang berprofesi sebagai petani ini mengaku sawah di Dukuh Karanganyar, Desa Payaman tak ubahnya lahan mati. Sebab kelangsungan hidup tamanan di sana sangat bergantung dengan kondisi air di Sungai Jeratun.

“Setahun hanya ditanami sekali. Itupun kalau berhasil, kalau padi terendam banjir dan puso ya tidak menghasilkan apa-apa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Masuki Pemasangan Gelagar, Pembangunan Jembatan Tanggulangin Sesuai Target

Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Kudus bisa membuatkan embung di tepi Sungai Jeratun. Selain untuk irigasi sawah warga, embung tersebut diharapkan dampat menampung limpasan air dari Sungai Jeratun hingga tidak membanjiri permukiman warga.

Kepada media, Sandung Hidayat akan mengusulkan pembangunan Embung untuk mencegah banjir tahunan di Desa Payaman dan Karangrowo (Foto:J02)

Terpisah, Angoota Komisi D DPRD Kudus, Sandung Hidayat mengatakan dirinya akan mengusulkan pembangunan embung pada Pemkab Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR).

“Tahun lalu sudah pernah ada pembahasan mengenai wacana tersebut. Tapi kami belum tahu kelanjutannya, nanti akan kami follow-up,” ungkap Sandung ditengah-tengah acara pembagian sembako bagi korban banjir di Dukuh Karanganyar, Desa Payaman.

Menurutnya, pembuatan embung ini akan membawa dampak besar bagi sektor pertanian di Kecamatan Mejobo dan Undaan.

Pasalnya pada musim penghujan embung bermanfaat untuk menampung air limpasan sungai dan menyelamatkan permukiman penduduk dari banjir. Sementara di musim kemarau, air embung pastiya dibutuhkan untuk irigasi sawah.

“Selain itu, saya rasa biaya pembuatan embung tidak begitu besar. Soalnya tanah di sekitar Sungai Juwana merupakan lahan mati yang harganya murah,” tuturnya. (J12/A02)

Berita Terkait

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat
Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako
Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru
Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700
RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis
PERSADAKU Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa Terdampak Kekeringan di Kudus
Kado HUT ke-477 Kudus, 164 Warga Terima Rumah Layak Huni dari Djarum dan Polytron 
Lewat Charity Match, Sang Surya FC dan Lazismu Kudus Galang Bantuan untuk Warga
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Kudus Mulai Terapkan Sistem Bansos Berbasis AI, Data Penerima Disisir Lebih Akurat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Bantu Warga di Tengah Ekonomi Sulit, Lindu Aji Kudus Bagikan 300 Paket Sembako

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Kodim 0722 Kudus Kirim 5.000 Liter Air Bersih untuk 1.091 Warga Glagahwaru

Minggu, 27 September 2026 - 11:11 WIB

Jaleca Sancaya Sediakan 500 Paket Sembako Murah, Warga Cukup Tebus Rp 47.700

Selasa, 22 September 2026 - 14:10 WIB

RSU Kumala Siwi Serahkan Ambulans ke Desa Banget, Warga Bisa Manfaatkan 24 Jam dan Gratis

Berita Terbaru