Amankan 3 Remaja Pelaku Perang Sarung di Jepang Pakis, Polsek Jati Hadirkan Orang Tua

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piket SPKT Polsek Jati dilokasi perang sarung (Foto:Polsek Jati)

Piket SPKT Polsek Jati dilokasi perang sarung (Foto:Polsek Jati)

Jurnalpantura id, Kudus – Polsek Jati Polres Kudus membubarkan aksi perang sarung yang melibatkan sejumlah remaja di wilayah Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kudus, pada Jum’at 20/02/2026 malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Respon cepat dilakukan piket SPKT Polsek Jati usai menerima aduan dari masyarakat adanya perang sarung yang meresahkan warga sekirar.

​Kapolsek Jati, AKP Hadi Noor Cahyo menyampaikan, usai menerima laporan dari masyarakat, petugas piket SPKT langsung meluncur ke lokasi kejadian, tepatnya di area dekat TPQ Al Qodari.

Dalam pengamanan tersebut, polisi berhasil membawa tiga orang remaja yang terlibat ke markas Polsek Jati untuk dimintai keterangan.

“Ketiganya RAP (13) pelajar SMP, EDP (16) pelajar SMK dan MAS (15),” kata Kapolsek Jati.

AKP Hadi menyebut, Agar kejadian serupa tidak terulang dan demi memberikan efek jera, Polsek Jati mengundang orang tua masing-masing.

“Selain diberikan arahan dan membuat surat pernyataan, orang tua masing-masing remaja dihadirkan ke Polsek, agar mengetahui aktivitas anak mereka di luar rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Pohon Tumbang, Saat Hujan Angin Landa Kudus

​Menyikapi fenomena perang sarung yang kerap terjadi di malam selama bulan Ramadhan, kepolisan menghimbau kepada orang tua agar memastikan putra-putri Anda sudah berada di rumah maksimal pukul 21.00 WIB.

“Jangan biarkan mereka berkeliaran tanpa tujuan yang jelas di malam hari. Selalu mengawasi dengan siapa anak-anak kita berteman dan apa aktivitas yang mereka lakukan di luar rumah,” terangnya

Bulan suci Ramadhan adalah waktu untuk meningkatkan ibadah, bukan untuk melakukan aksi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

​Pihak Kepolisian tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang mengganggu ketertiban umum selama bulan suci ini. Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini aman, damai, dan penuh berkah.

“Mari muliakan bulan Ramadhan dengan banyak beribadah, bukan dengan adu kekuatan di jalanan,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal
Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi
Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya
Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan
Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan
Api Bakar Lahan Bambu di Singocandi, Kambing dan Tiga Motor Warga Ikut Jadi Korban
Enam Remaja dan Empat Motor Diamankan Polisi, Diduga Hendak Balap Liar
Video Baku Hantam di Jalan Pattimura Kudus Viral, Polisi Fasilitasi Perdamaian
Berita ini 297 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan

Berita Terbaru