24.693 Keluarga di Kudus Terima PKH, Pemerintah Dorong KPM Mandiri Lewat Bantuan Usaha

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno. (Foto: J05)

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Sebanyak 24.693 keluarga di Kabupaten Kudus tercatat sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Data per 26 Oktober 2026 tersebut menunjukkan masih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa penentuan penerima PKH mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Keluarga yang berhak menjadi penerima manfaat harus masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4 atau kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Dari total 24.693 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebanyak 10.483 keluarga berada di desil 1, kemudian 9.598 keluarga masuk desil 2. Sementara itu, penerima dari desil 3 tercatat sebanyak 2.892 keluarga dan desil 4 sebanyak 1.720 keluarga.

“Kalau total keluarga yang masuk desil 1 sampai 4 ada 98.877 keluarga. Untuk KPM sendiri ditentukan langsung dari Kementerian Sosial, di daerah hanya bisa mengusulkan data,” ujar Winarno, Jumat (30/10).

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mendorong penerima PKH agar tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Jika sebelumnya keluarga penerima manfaat dapat memperoleh bantuan hingga 15 tahun, kini masa kepesertaan dipangkas menjadi lima tahun. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan mencapai kemandirian ekonomi.

Sebagai langkah pemberdayaan, pemerintah menyediakan bantuan modal usaha sebesar Rp 5 juta untuk individu dan Rp 25 juta bagi kelompok melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Baca Juga :  60 Titik Lubang di Sepanjang Jalan Kudus-Purwadi Akan Ditambal Material LPA

Program tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga 4 agar memiliki kesempatan mengembangkan usaha produktif.

“Maksud dari bantuan modal usaha ini agar KPM bisa berdaya, diberikan modal untuk pengembangan usaha sesuai dengan proposal yang diajukan,” tandasnya.

Winarno menyebut, Kabupaten Kudus memperoleh alokasi lebih dari seribu kuota bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Melalui program tersebut, setiap keluarga kurang mampu berkesempatan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 5 juta untuk menunjang pengembangan usaha. Hingga saat ini, sekitar 200 keluarga dilaporkan telah mencairkan bantuan tersebut.

Jenis usaha yang dikembangkan penerima bantuan cukup beragam, mulai dari kuliner, angkringan, hingga sektor jasa. Dinas Sosial P3AP2KB Kudus juga akan melakukan pendampingan terhadap penerima yang telah mendapatkan persetujuan dan pencairan dana agar penggunaannya sesuai dengan rencana usaha yang diajukan.

“Kalau sudah ACC dan cair, akan didampingi sesuai dengan proposal yang diajukan. Kalau jualan angkringan, bantuan modal usaha itu ditujukan untuk pengembangan angkringannya, seperti itu,” tambah Winarno.

Melalui bantuan pemberdayaan tersebut, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat yang telah dinyatakan lulus atau graduasi dari PKH mampu mempertahankan kondisi ekonominya secara mandiri.

Dengan demikian, bantuan sosial tidak hanya menjadi penopang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk keluar dari kemiskinan struktural sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Kudus. (J05/A01)

Berita Terkait

PT Djarum Wujudkan Hunian Layak bagi 16 Keluarga di Rembang
17 Anak Diduga Terlibat Tawuran Diserahkan ke Dinsos Kudus, Jalani Pembinaan 4 Hari
Rayakan Satu Dekade, Lindu Aji Kolocokro Santuni Anak Yatim dan Bagi-bagi Sembako
Mahasiswa UMKU Salurkan 24 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kudus
Tak Lagi Bisa Bekerja, Kusnin Terharu Terima Bantuan Kursi Roda dari TP PKK Kudus
Bupati Kudus: Tunjangan Tokoh Agama dan Bantuan Listrik Rumah Ibadah Lanjut 2027
PT Djarum Renovasi 12 Rumah di Pati Senilai Rp 840 Juta
Wabup Kudus Bellinda Birton Bantu Kursi Roda dan Sembako untuk Maskan di Desa Lau
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:12 WIB

24.693 Keluarga di Kudus Terima PKH, Pemerintah Dorong KPM Mandiri Lewat Bantuan Usaha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:41 WIB

PT Djarum Wujudkan Hunian Layak bagi 16 Keluarga di Rembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:34 WIB

17 Anak Diduga Terlibat Tawuran Diserahkan ke Dinsos Kudus, Jalani Pembinaan 4 Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Rayakan Satu Dekade, Lindu Aji Kolocokro Santuni Anak Yatim dan Bagi-bagi Sembako

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Mahasiswa UMKU Salurkan 24 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kudus

Berita Terbaru