Jurnalpantura.id, Kudus – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kudus, Jawa Tengah, Rabu 28/10/2026 pukul 18.13 WIB.
Setelah melakukan pemeriksaan sejak pagi, sejumlah penyidik terlihat membawa dua koper berwarna hitam dan silver serta beberapa ransel hitam saat keluar dari kantor tersebut.
Pemeriksaan berlangsung secara tertutup. Sejumlah ruangan dilaporkan turut diperiksa, termasuk perangkat komputer. Dokumen juga terlihat dibawa oleh tim penyidik saat meninggalkan lokasi.
Namun, hingga pemeriksaan berakhir, belum ada keterangan resmi mengenai pokok perkara yang ditangani KPK maupun barang-barang yang dibawa dari kantor tersebut.
Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kudus, Ruwia Purnama Adie, mengatakan pihaknya belum memperoleh informasi lengkap mengenai tujuan dan materi pemeriksaan.
“Kami kedatangan tim dari KPK. Terkait pemeriksaan dan bagaimana bentuknya, kami belum bisa menyampaikan sampai nanti ada pernyataan langsung dari pimpinan kantor maupun pimpinan yang diperiksa,” ujar Ruwia kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pemeriksaan awal berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB hingga menjelang pukul 11.00 WIB. Proses tersebut kemudian berlanjut hingga petang hari, sebelum tim penyidik meninggalkan kantor pada pukul 18.13 WIB.
Menurut Ruwia, dirinya tidak mengetahui secara terperinci aktivitas penyidik di dalam ruangan karena pemeriksaan dilakukan secara tertutup.
“Pemeriksaan awal memang dilakukan di ruangan utama,” katanya.
Ruwia juga membenarkan bahwa kepala kantor turut menjalani pemeriksaan. Namun, ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pihak-pihak lain yang dimintai keterangan.
Saat ditanya mengenai perkara yang sedang ditangani, termasuk waktu kejadian yang menjadi objek penyelidikan atau penyidikan, Ruwia mengaku belum dapat memberikan informasi. Pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari pimpinan yang berwenang.
Selain memeriksa sejumlah ruangan, tim KPK disebut turut memeriksa perangkat komputer. Berdasarkan informasi yang diketahui Ruwia, tidak ada komputer yang dibawa keluar dari lingkungan kantor.
Ia juga melihat adanya dokumen yang dibawa penyidik. Meski demikian, jenis dan isi dokumen tersebut belum diketahui secara pasti, termasuk apakah berupa salinan atau berkas dalam bentuk lainnya.
Mengenai jumlah personel yang datang, Ruwia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Sebagian petugas terlihat mengenakan rompi, sedangkan lainnya tidak, sehingga ia tidak sempat menghitung jumlah keseluruhan personel.
Setelah pemeriksaan berlangsung selama beberapa jam, tim penyidik akhirnya meninggalkan Kantor Bea Cukai Kudus pada Rabu petang. Dua koper berwarna hitam dan silver serta beberapa ransel hitam terlihat dibawa saat rombongan keluar dari lokasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai isi koper dan ransel tersebut, dokumen yang dibawa, maupun hasil pemeriksaan. Pokok perkara yang mendasari kedatangan tim KPK ke Kantor Bea Cukai Kudus juga belum disampaikan secara resmi. (J02/A01)










