Jurnalpantura.id, Kudus – Memasuki usia satu dekade, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lindu Aji Kolocokro Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya untuk semakin dekat dengan masyarakat.
Organisasi kemasyarakatan (ormas) tersebut bertekad menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial sekaligus mengubah pandangan negatif yang selama ini melekat pada organisasinya.
Ketua DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus, Suhadi, mengatakan bahwa keberadaan organisasi tidak semata-mata diukur dari besarnya nama atau kekuatan anggotanya, melainkan dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
“Lindu Aji tidak perlu menjadi yang terhebat, namun harus bisa menjadi yang paling bermanfaat bagi masyarakat. Itu pedoman kami,” ujar Suhadi pada peringatan Hari Jadi ke-10 Lindu Aji Kolocokro Kudus pada Minggu, 25/10/2026.
Ia menjelaskan, seluruh jajaran pengurus hingga anggota telah diarahkan untuk mengutamakan kegiatan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap warga.
Suhadi berharap setiap anggota mampu menunjukkan sikap yang humanis, mudah membantu sesama, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Selain memperkuat kegiatan sosial, DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus juga tengah menjalankan transformasi internal, terutama dalam membangun pola pikir dan perilaku anggota.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji yang menginginkan organisasi semakin profesional dan berorientasi pada kegiatan yang bermanfaat.
Suhadi menyebut, kepemimpinan pusat yang baru membawa harapan besar terhadap perubahan karakter organisasi. Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya tindakan anggota yang mencoreng nama organisasi maupun merugikan masyarakat.
“Ketua Umum kita yang baru dan Ketua Dewan Pembina kita adalah tokoh-tokoh dari Komando (Kopassus). Harapan beliau-beliau, Lindu Aji harus berubah. Mindset yang dulunya kurang baik, sekarang kita ubah menjadi lebih baik,” tegasnya.
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, perayaan satu dekade kali ini diisi dengan sejumlah kegiatan kemanusiaan. Panitia menyalurkan sebanyak 200 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Selain itu, santunan juga diberikan kepada 50 anak yatim dalam bentuk perlengkapan sekolah dan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Ke depan, Suhadi berharap Lindu Aji Kolocokro Kudus dapat terus memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai elemen masyarakat.
Ia menilai sinergi lintas sektor diperlukan untuk mendukung kegiatan sosial sekaligus menjaga stabilitas dan ketertiban di Kabupaten Kudus.
“Kami selalu siap bersinergi dan membuka diri untuk membantu aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, dalam menjaga kondusivitas di Kabupaten Kudus,” pungkas Suhadi.
Melalui momentum satu dekade ini, DPC Lindu Aji Kolocokro Kudus berharap dapat membuktikan komitmennya melalui tindakan nyata, membangun kepercayaan publik, dan menjadikan kepedulian sosial sebagai identitas utama organisasi. (J05/A01)










