Dua Lokasi di Kudus Dilanda Kebakaran, Polisi Imbau Warga Waspadai Korsleting Listrik

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar rumah di Kecamatan Gebog dan dapur Cafe Nata di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (16/7/2026) pagi. (Foto: JP)

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar rumah di Kecamatan Gebog dan dapur Cafe Nata di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (16/7/2026) pagi. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Dua peristiwa kebakaran terjadi di lokasi berbeda di Kabupaten Kudus pada Kamis (16/7/2026) pagi. Menyikapi kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang diduga menjadi salah satu penyebab utama kebakaran.

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Desa Karangmalang RT 02/RW 01, Kecamatan Gebog. Bangunan milik Noor Rokhim (50), warga Desa Gribig, mengalami kerusakan cukup parah setelah api melalap bagian dapur dan salah satu kamar rumah.

Saat kejadian, rumah tersebut dijaga oleh Mohamad Rizal Saputra (18). Sebelum kebakaran terjadi, Rizal bersama beberapa rekannya diketahui menonton siaran langsung pertandingan Piala Dunia di ruang tamu hingga menjelang dini hari. Setelah teman-temannya pulang, ia kemudian tertidur seorang diri di dalam rumah.

Kapolsek Gebog, AKP Siswanto, menjelaskan bahwa Rizal terbangun setelah merasakan suhu ruangan yang sangat panas. Ketika melihat ke arah belakang rumah, api sudah membesar dan membakar bagian atap dapur serta kamar.

“Begitu bangun, saksi melihat kobaran api sudah membesar di bagian dapur dan kamar sehingga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta meminta bantuan warga,” ujar AKP Siswanto.

Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam dari Satpol PP Kudus dan satu unit armada BPBD Kudus bekerja sama memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran tersebut diduga dipicu hubungan arus pendek listrik. Akibat kejadian itu, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp30 juta.

Tak berselang lama, kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Dapur Cafe Nata yang berada di Desa Jepang RT 04/RW 01, Kecamatan Mejobo. Asap tebal yang membumbung dari area dapur pertama kali diketahui warga sekitar sebelum akhirnya api mulai membesar.

Baca Juga :  Pria Sebatang Kara di Mejobo Kudus Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Kapolsek Mejobo, AKP Heri Purwanto, mengatakan warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Sambil menunggu petugas datang, masyarakat bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke bangunan lain.

Untuk mempercepat penanganan, sejumlah armada pemadam diterjunkan ke lokasi, di antaranya satu unit Damkar BPBD Kudus, satu unit Damkar Nojorono, Damkar Djarum, serta mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta Polres Kudus. Sinergi petugas gabungan membuat kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.50 WIB.

“Penanganan dilakukan secara cepat sehingga api dapat segera dilokalisasi dan tidak merembet ke bangunan di sekitarnya,” kata AKP Heri Purwanto.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah peralatan di dapur kafe mengalami kerusakan, mulai dari dua unit lemari pendingin, satu kipas angin, modul AC, instalasi listrik, hingga sebagian atap dapur yang hangus terbakar. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Meski dua kebakaran terjadi dalam waktu yang berdekatan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kedua peristiwa tersebut. Petugas memastikan seluruh penghuni dan pekerja berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Polres Kudus mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko hubungan arus pendek yang kerap menjadi pemicu kebakaran, sehingga kejadian serupa dapat dicegah sejak dini. (J02/A01)

Berita Terkait

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal
Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi
Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya
Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan
Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan
Api Bakar Lahan Bambu di Singocandi, Kambing dan Tiga Motor Warga Ikut Jadi Korban
Enam Remaja dan Empat Motor Diamankan Polisi, Diduga Hendak Balap Liar
Video Baku Hantam di Jalan Pattimura Kudus Viral, Polisi Fasilitasi Perdamaian
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Sempat Kritis, Pria Asal Wonosobo Korban Jatuh di Pasar Kliwon Kudus Meninggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Ancam Korban Pakai Sabit, Pelaku Perampasan Motor di Kudus Ditangkap Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Pria Asal Wonosobo Jatuh dari Lantai 5 Pasar Kliwon Kudus, Ini Kronologinya

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Empat Karaoke di Ruko Ronggolawe Disasar Satpol PP Kudus, 43 Botol Miras Berbagai Merek Diamankan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Pamer Jumping di Depan Polisi, Dua Pembalap Liar di Kudus Akhirnya Diamankan

Berita Terbaru