Jurnalpantura.id, Kudus – Aparat Polres Kudus bergerak cepat menangani kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (28/5/2026) dini hari. Polisi kini masih melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku yang diduga melakukan aksi perampasan disertai kekerasan terhadap korban.
Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo mewakili Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, pihaknya bersama tim langsung melakukan penyelidikan usai menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut.
“Pagi tadi kami bersama tim melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pencurian dengan kekerasan yang terjadi dini hari di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis (28/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Terduga pelaku diduga masuk ke rumah korban dan mendekati seorang lansia berinisial M yang berusia sekitar 70 tahun sebelum mengambil sejumlah perhiasan yang dikenakan korban.
“Pelaku diduga merampas beberapa perhiasan yang dipakai korban,” katanya.
Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penelusuran lapangan, hingga pemeriksaan menggunakan scientific crime investigation untuk mengungkap pelaku.
Kompol Rendi menyebut, dari hasil pengembangan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
“Alhamdulillah kasus ini bisa kami ungkap bersama barang buktinya. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap terduga pelaku di Polres Kudus,” jelasnya.
Dari identifikasi awal, aksi tersebut diduga dilakukan seorang diri oleh pelaku yang diketahui berinisial H.
Selain kehilangan perhiasan, korban juga sempat mengalami kekerasan fisik. Berdasarkan informasi sementara, korban mendapat pukulan di bagian pelipis mata sebelah kanan.
Menindaklanjuti kondisi korban, Polres Kudus langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dengan menerjunkan petugas medis dan ambulans untuk memastikan kondisi korban.
“Tadi atas perintah Bapak Kapolres, kami langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban. Alhamdulillah tidak ada luka serius,” ungkapnya.
Ia menambahkan, luka lebam yang dialami korban akibat pukulan tangan sudah mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tenaga kesehatan di RSUD Kudus untuk memastikan kondisi korban tetap terpantau dengan baik.
Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Kudus. (J02/A01)










