Home / BBM

Isu BBM Hanya Bertahan 20 Hari, Pertamina Pastikan Stok Muria Raya Aman Hingga Pasca-Lebaran

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Manager Communication, Relation dan TSR Jateng-DIY Pertamina Patra Niaga, Taufik Kurniawan. (Foto: JP)

Area Manager Communication, Relation dan TSR Jateng-DIY Pertamina Patra Niaga, Taufik Kurniawan. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – PT Pertamina Patra Siaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan bahwa ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Muria Raya berada dalam kondisi aman hingga setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.

Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu keterbatasan pasokan BBM menjelang momen mudik dan libur Lebaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan ketahanan stok BBM sejak jauh hari.

Persiapan tersebut bahkan telah dilakukan sebelum munculnya isu konflik di Timur Tengah yang sempat memunculkan kekhawatiran mengenai pasokan energi.

Menurut Taufiq, isu yang menyebutkan bahwa stok BBM di Indonesia hanya akan bertahan selama 20 hari tidak berlaku untuk wilayah Muria Raya.

Ia memastikan bahwa cadangan BBM di wilayah tersebut jauh lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk selama masa libur Lebaran.

“Kami sudah melakukan stok BBM sejak jauh-jauh hari, bahkan sebelum adanya informasi tersebut. Semua sudah kami ukur dan perhitungkan, sehingga kami pastikan stok selama libur Idulfitri akan tetap aman,” ujar Taufiq, Sabtu, 7/3/2026.

Ia menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan cadangan stok BBM setiap hari hingga 20 kali lipat dari rata-rata distribusi harian. Dengan langkah tersebut, Pertamina optimistis pasokan BBM di wilayah Muria Raya akan tetap stabil hingga setelah perayaan Idulfitri.

Taufiq juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama arus mudik dan balik Lebaran sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Baca Juga :  Libur Tahun Baru Hijriyah, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Hingga 1,3 Juta Tabung di Jateng-DIY

“Tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Kami pastikan stok aman karena seluruh skenario pengamanan pasokan sudah kami siapkan untuk Idulfitri,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi BBM, Pertamina menyiapkan sekitar 40 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Muria Raya selama masa libur Lebaran.

Selain itu, layanan motorist delivery service 135 juga disiagakan dengan total 94 unit yang siap mengantarkan BBM kepada konsumen yang mengalami kendala di perjalanan, termasuk saat terjebak kemacetan.

Selain layanan tersebut, Pertamina juga menyiagakan tiga unit mobil storage di berbagai titik di wilayah Muria Raya untuk mengantisipasi daerah rawan kemacetan maupun potensi bencana.

Jika terjadi kendala distribusi, mobil tangki cadangan tersebut akan segera digerakkan untuk menjaga kelancaran pasokan.

Sejumlah skenario juga telah disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan permintaan. Pertamina meningkatkan stok BBM antara 15 hingga 20 persen.

Pada periode libur Lebaran, konsumsi BBM jenis gasoline diproyeksikan meningkat hingga 18 persen, sementara konsumsi gasoil diperkirakan turun sekitar 6 persen.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Ramadan dan Idulfitri yang akan memantau distribusi BBM dan elpiji secara intensif.

Satgas tersebut dijadwalkan bertugas mulai 9 Maret hingga H+15 Idulfitri guna memastikan pasokan energi tetap terjaga di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. (J05/A01)

Berita Terkait

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga
Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli
Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi
Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara
Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini
Sudah Sepuluh Hari Lebih Tak Jual Pertalite dan Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina soal SPBU Kalirejo
Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Dihentikan Sementara, Disdag Kudus: Bukan Kelangkaan
Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun per 1 Juli 2026
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:39 WIB

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:43 WIB

Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini

Berita Terbaru