Home / BBM

Pertamina Catat Lonjakan Konsumsi Dex Series 35,6 Persen di Jateng–DIY Saat Nataru

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat beberapa kenaikan konsumsi untuk bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Provinsi Jateng dan DIY selam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat beberapa kenaikan konsumsi untuk bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Provinsi Jateng dan DIY selam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Foto: Istimewa)

Jurnalpantura.id, Kudus — Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat beberapa kenaikan konsumsi untuk bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Provinsi Jateng dan DIY selam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selama periode tanggal 15 Desember 2025 – 5 Januari 2026, peningkatan konsumsi BBM berkualitas untuk Dex Series meningkat hingga 35,6 persen dibandingkan konsumsi normal harian.

Presentase ini lebih tinggi dari proyeksi kenaikan awal yang diprediksi hanya sebesar 20,6 persen dengan rerata konsumsi normal harian tercatat sebesar 240 kilo liter per hari. Sementara Pertamax Series naik 10,1 persen dari rerata harian 3,3 ribu kilo liter per hari.

Secara total konsumsi Gasoline mengalami kenaikan 4,2 persen menjadi sebesar 13.624 kilo liter dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025, untuk Gasoil terjadi penurunan 6,9 persen menjadi 7.298 kilo liter.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa pada periode libur panjang dan musim perayaan, masyarakat cenderung beralih menggunakan BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan selama perjalanan jarak jauh.

“Kenaikan konsumsi tertinggi Pertamax Series dan Dex Series terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, yang bertepatan dengan puncak arus pertama mencapai 25,6 persen untuk Pertamax Series dan 28,4 persen untuk Dex Series,” ujarnya.

Lonjakan konsumsi hingga kembali terjadi pada 30 Desember 2025 dengan kenaikan mencapai 28,5 persen Pertamax Series dan 8,7 persen Dex Series.

Baca Juga :  Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli

Selain itu, puncak arus balik tercatat pada 3 Januari 2026 dengan kenaikan konsumsi mencapai 28 persen untuk Pertamax Series dan 62,6 persen untuk Dex Series.

Lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa meskipun di sejumlah wilayah lain rest area mengalami kepadatan bahkan penutupan sementara, kondisi SPBU di Jawa Bagian Tengah relatif terkendali.

“Kami menyiagakan 18 unit Modular Kiosk atau dispenser portable yang ditempatkan baik di SPBU maupun rest area yang belum memiliki SPBU. Upaya ini efektif dalam memecah antrean, ditambah dengan optimalisasi transaksi non-tunai yang turut memperlancar pelayanan,” jelasnya.

Memasuki periode arus balik, Pertamina Patra Niaga tetap meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas di masing-masing Polda, sejumlah titik rawan telah dipetakan dan dilakukan antisipasi.

“Untuk menjamin kelancaran pasokan, stok BBM dan LPG juga telah kami tingkatkan,” tambah Taufiq.

Sebagai penutup, Taufiq mengimbau masyarakat untuk melakukan pengisian BBM hingga penuh sejak titik awal perjalanan serta memanfaatkan metode pembayaran cashless guna mempercepat layanan.

“Dengan saling tertib dan bekerja sama, diharapkan seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan aman dan tepat waktu,” pungkasnya.

Pertamina mengingatkan masyarakat bahwa layanan Call Center Pertamina 135 siap dihubungi untuk informasi maupun pengaduan selama perjalanan. (J05/A01)

Berita Terkait

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga
Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli
Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi
Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara
Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini
Sudah Sepuluh Hari Lebih Tak Jual Pertalite dan Pertamax, Ini Penjelasan Pertamina soal SPBU Kalirejo
Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Dihentikan Sementara, Disdag Kudus: Bukan Kelangkaan
Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun per 1 Juli 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:39 WIB

180 SPBU di Jateng-DIY Disanksi, Pertamina Ungkap 40 Persen Berasal dari Laporan Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Nyaris Dua Bulan, Pertalite di SPBU Kalirejo Kudus Belum Bisa Dibeli

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Pertamina Cabut Sanksi, SPBU Jenderal Sudirman Kudus Beroperasi Normal Lagi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Belum Lolos Tahap Audit, Operasional SPBU Jenderal Sudirman Kudus Dihentikan Sementara

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:43 WIB

Pertamina Targetkan Layanan Pertalite dan Pertamax di SPBU Kalirejo Kembali Normal Pekan Ini

Berita Terbaru