Jurnalpantura.id, Kudus — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Mejobo pada Minggu, 18 November 2025.
Dampaknya, salah satu ruang kelas di SD Nurul Yasin mengalami kerusakan cukup parah setelah atap bangunan tersebut terhempas angin.
Kapolsek Mejobo AKP Heri Purwanto mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika hujan mulai turun dengan intensitas tinggi. Tak berselang lama, angin kencang menyapu sejumlah titik di wilayah Mejobo dan menyebabkan beberapa bangunan terdampak.
“Separuh atap kelas di SD Nurul Yasin yang berada di RT 8/4 mengalami kerusakan berat. Akibat angin kencang, bagian atap terangkat dan sebagian material jatuh ke area sekitar,” jelas AKP Heri Purwanto.
Selain sekolah, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi, yakni di Desa Jepang Wetan dan di sekitar area selatan Makam Krawang. Beberapa rumah warga turut mengalami kerusakan, meski sebagian besar hanya kategori ringan.
“Untuk lokasi sekolah, perbaikan segera dilakukan karena kondisi cuaca dan penerangan tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari. Anggota kami sudah melakukan pengecekan di lokasi dan memastikan area sekitar aman,” ujarnya.

Kerusakan juga menimpa rumah warga. Atap rumah milik Suroto di RT 09/04 berhamburan dan temboknya mengalami retak sehingga masuk kategori rusak berat. Sementara itu, rumah milik Dul Sutrisno di RT 08/02 dan rumah Bu Sutarni di RT 02/03 mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerusakan pada ruang kelas diperkirakan akan berdampak pada sementara waktu proses belajar mengajar.
AKP Heri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi yang masih mungkin terjadi.
“Kami meminta warga segera menghubungi aparat desa atau kepolisian jika terjadi situasi darurat agar dapat ditangani secepatnya, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp6 juta.” tambahnya.
AKP Heri menegaskan bahwa anggota kepolisian telah berada di lokasi untuk membantu penanganan dan memastikan kondisi tetap aman.
“Anggota sudah di lapangan sejak sore. Laporan lengkap menyusul setelah seluruh pendataan selesai,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
“Kami meminta warga untuk berhati-hati dan segera melapor bila terjadi situasi darurat,” tutupnya. (J02/A01)










