Komisi A DPRD Kudus Angkat BUMDes Berprofit 23% sebagai Model, Ranperda BUMDes Segera Disahkan

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi A DPRD Kudus saat melihat langsung peternakan kambing yang dikelola BUMDes Tunggak Jati di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada Selasa, 14 Oktober 2025. (J03/A01)

Komisi A DPRD Kudus saat melihat langsung peternakan kambing yang dikelola BUMDes Tunggak Jati di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada Selasa, 14 Oktober 2025. (J03/A01)

Jurnalpantura.id, Kudus — Komisi A DPRD Kabupaten Kudus mengunjungi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunggak Jati milik Desa Japan, Kecamatan Dawe pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung usaha-usaha yang dikelola BUMDes Tunggak Jati yang dinilai sukses.

Termasuk menyerap aspirasi pengurus BUMDes dan warga setempat untuk mendorong kemajuan Desa Japan serta kesejahteraan masyarakatnya.

Ketua Komisi A DPRD Kudus, Muhammad Antono, menyampaikan bahwa BUMDes Tunggak Jati mengelola empat sektor usaha, yaitu internet desa, UMKM, jasa dan pelayanan, serta wisata.

Komisi A berkomitmen mendukung pengembangan usaha tersebut dan membantu menyelesaikan kendala yang dihadapi. Salah satu masalah utama adalah izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang belum keluar sejak diajukan pada 2022.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyelesaikan masalah ini, akan kami kaji setelah ini dan insyaallah akan kami pecahkan masalahnya,” ujar Antono.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengungkapkan rencana kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus serta penyelenggara acara atau Event Organizer (EO) untuk menggiatkan event daerah guna memajukan UMKM di Kudus.

Antono melanjutkan, dari informasi yang diterimanya, BUMDes Tunggak Jati berhasil mencatatkan laba 23 persen pada 2025. Namun pada kenyataannya, tidak semua BUMDes di Kudus mampu mencapai performa serupa.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kudus, Bupati Bacakan LKPJ 2024

Untuk itu, DPRD Kudus sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang BUMDes guna meningkatkan potensi desa demi kesejahteraan masyarakatnya.

“Insyaallah Ranperda tersebut sebentar lagi akan di-dok (disahkan),” katanya.

“Kami juga akan turun ke lapangan untuk berkonsultasi dengan BUMDes lain guna menggali potensi desa,” tambah Antono.

Direktur BUMDes Tunggak Jati, Ahmad Hakim, menjelaskan bahwa laba bersih usaha mereka setiap tahunnya dialokasikan untuk Pendapatan Asli Desa (PADes), insentif, laba ditahan, dan Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial.

Setelah berhasil mengembangkan potensi alam di Desa Japan melalui hasil perkebunan, BUMDes Tunggak Jati kini fokus membangun backbone internet.

Tujuannya untuk memudahkan transaksi nontunai dan meningkatkan literasi digital warga, seperti pembayaran pajak dan pembelian voucher.

“Saat ini kami sedang fokus membangun backbone internet, untuk keuangan nanti operasionalnya di internet, itu yang sedang kami gerakkan. Nanti setelahnya di wisata,” kata Ahmad Hakim.

Selain itu, BUMDes juga berencana mengembangkan peternakan kambing dengan pendekatan bisnis, berbeda dari program sosial sebelumnya pada 2022 dan 2024.

Pemerintah Desa Japan juga sedang mengkaji potensi peternakan kambing perah untuk memastikan keuntungan bisnis yang berkelanjutan.

Dengan berbagai inisiatif ini, BUMDes Tunggak Jati diharapkan dapat terus mendorong kemajuan Desa Japan dan meningkatkan kesejahteraan warganya. (J03/A01)

Berita Terkait

Musthofa Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan untuk Jaga Persatuan Bangsa
Anggota DPRD Rochim Sutopo Dukung WFH ASN dan Siswa di Kudus
Bantu Ringankan Beban Orang Tua, PDIP Usulkan Program Seragam Gratis di Kudus
Perkuat UMKM Kudus, Anggota DPRD Budiyono Usulkan Regulasi KUR Daerah
Pengelolaan Sampah di Kudus, Rochim Sutopo Desak Pemkab Anggarkan 3 Persen APBD
Rampung Dibahas, DPRD dan Pemkab Setujui Ranperda APBD 2026
DPRD Kudus Sambut Baik Rencana Retribusi PBG-SLF Ponpes dan Rumah Ibadah Gratis, Mukhasiron : Saya Mengapresiasi
Bentuk Tim Khusus, DPRD Kudus Susun Ulang RAPBD 2026 dan Prioritaskan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:42 WIB

Musthofa Tekankan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan untuk Jaga Persatuan Bangsa

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:22 WIB

Anggota DPRD Rochim Sutopo Dukung WFH ASN dan Siswa di Kudus

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:37 WIB

Bantu Ringankan Beban Orang Tua, PDIP Usulkan Program Seragam Gratis di Kudus

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:49 WIB

Perkuat UMKM Kudus, Anggota DPRD Budiyono Usulkan Regulasi KUR Daerah

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:45 WIB

Pengelolaan Sampah di Kudus, Rochim Sutopo Desak Pemkab Anggarkan 3 Persen APBD

Berita Terbaru