Jurnalpantura.id, Kudus – Bupati Kudus Hartopo mengimbau pada seluruh perangkat daerah agar dapat mengelola dan memanfaatkan potensi yang ada di Kota Kretek. Guna mendongkrak pendapatan daerah.
“Salah satunya dengan mendatangkan investor untuk mengelola, atau dilakukan pengelolaan sendiri terhadap potensi yang ada sehingga dapat meningkatkan PAD,” ujar Hartopo, beberapa waktu lalu.
Hartopo menyampaikan bahwa kondisi otonomi di Kabupaten Kudus dinilainya semakin membaik. Hanya saja, untuk saat ini masih terdampak akibat pandemi yang membuat pembangunan di daerahnya kurang dilirik para investor besar.
“Otonomi Kudus telah membaik, hanya saja karena dampak pandemi, hingga saat ini belum ada investor besar yang melirik meskipun berbagai upaya telah kita lakukan,” jelasnya.
Setelah covid melandai, Hartopo berharap Kudus dapat kembali menjadi target investor dalam mengembangkan usahanya.
Dirinya mengungkapkan, Kabupaten Kudus merupakan daerah yang ramah investasi. Hal ini terbukti dengan adanya penyederhanaan dan kemudahan proses perizinan, sebagai syarat birokrasi yang harus dilalui bagi investor.
“Semoga usai pandemi yang melandai, Kudus kembali dilirik para investor. Akan kami permudah proses perizinan sehingga Kudus menjadi daerah yang ramah investasi,” terangnya.
Meski belum adanya para investor besar yang masuk, namun diketahui saat ini beberapa investor pengusaha makanan dan minuman dari brand internasional telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Kudus.
“Investor yang sudah masuk ada dari brand internasional yang sudah menjadi ikon nasional. Semoga makin banyak lagi investor yang masuk ke Kudus,” harapnya. (J05/A01)










