​Tanggul Sungai Apur 1 di Jekulo Jebol Sepanjang 8 Meter, Personil Gabungan dan Relawan ‘Gercep’ Lakukan Perbaikan

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergitas TNI/Polri dan relawan memperbaiki tanggul jebol di Bulungcangkring (Foto:JP)

Sinergitas TNI/Polri dan relawan memperbaiki tanggul jebol di Bulungcangkring (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh jajaran Polsek Jekulo, Koramil Jekulo, BPBD, dan relawan Destana dalam menangani kerusakan infrastruktur di Desa Bulung Cangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Puluhan personil gabungan pada Jum’at 16/01/2026 turun langsung melakukan perbaikan darurat pada tanggul Sungai Apur 1 yang sempat jebol.

​Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi banjir susulan yang dapat mengancam pemukiman warga jika intensitas hujan kembali meningkat.

Kegiatan kerja bakti yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Camat Jekulo Adji Setiawan, Danramil 04/Jekulo Mayor Inf (Har) Bambang Sunarto, Kapolsek Jekulo AKP Danail Arifin, serta Kepala Desa Bulung Cangkring Sulakim.

Kapolsek Jekulo AKP Danail Arifin, menyampaikan bahwa perbaikan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan keamanan warga.

​”Kami bersama rekan-rekan TNI, BPBD, dan relawan berupaya semaksimal mungkin melakukan perbaikan sementara. Fokus utama kami adalah memastikan tanggul ini kuat menahan arus agar luapan air tidak melebar ke rumah-rumah penduduk,” ujar AKP Danail Arifin.

Baca Juga :  Lansia 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Bae Kudus, Diduga Akibat Sakit

Ia menyampsikan, Kerusakan tanggul tercatat memiliki panjang sekitar 8 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter. Untuk mempercepat proses evakuasi dan penguatan, Dinas PUPR Kabupaten Kudus menerjunkan satu unit alat berat (Ekskavator).

Perbaikan dilakukan secara manual dan mekanis dengan cara mengisi karung-karung dengan tanah urukan. Kemudian menyusun ribuan karung tanah pada titik tanggul yang jebol.

“Memperkuat struktur tumpukan menggunakan patok-patok bambu sebagai penahan,” ungkapnya.

Setelah bekerja keras selama kurang lebih tiga jam, tepat pada pukul 11.00 WIB, proses perbaikan dinyatakan selesai. Kondisi tanggul yang semula kritis kini telah tertutup rapat dan kembali berfungsi normal secara fungsional.

Kehadiran personil Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta antusiasme masyarakat Desa Bulung Cangkring menjadi kunci suksesnya kegiatan ini.

“Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan bencana di wilayah Jekulo berjalan dengan sangat solid dan responsif,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat
Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak
Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak
Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh
Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui
Angin Kencang Terjang Undaan di Tengah Malam, Belasan Atap Rumah Warga Porak Poranda
Banjir di Kudus Mulai Surut, Pengungsi Tersisa 11 Jiwa
Meski Mulai Surut, Banjir Kudus Masih Paksa 2.009 Jiwa Mengungsi
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak

Kamis, 9 April 2026 - 19:42 WIB

Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:10 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui

Berita Terbaru