Tak Tunggu Lama, Ketua DPRD Kudus Masan Tinjau Langsung Keluhan Warga Soal Air PDAM Seminggu Mati

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kudus, Masan (kanan) saat melhat kondisi aliran air di rumah warga Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus Selasa (21/10/2025). (Foto: JP)

Ketua DPRD Kudus, Masan (kanan) saat melhat kondisi aliran air di rumah warga Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus Selasa (21/10/2025). (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan, bersama Direktur Perumda Tirta Muria (PDAM Kudus), Winarno, langsung turun ke lapangan menindaklanjuti keluhan warga Desa Terangmas dan Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, yang mengalami krisis air PDAM sejak seminggu terakhir.

Masan, yang merupakan anggota DPRD dari Dapil Kudus 4 (Undaan-Mejobo-Bae), mengungkapkan bahwa keluhan warga terbukti benar.

“Saat kami bersama dengan PDAM cek langsung ke lokasi, ternyata betul, ada yang sama sekali airnya tidak mengalir,” kata Masan pada Selasa (21/10/2025).

Menurut informasi dari PDAM, masalah ini disebabkan oleh kebocoran pada pipa utama akibat adanya pekerjaan fisik di sekitar lokasi, seperti pembangunan jalan atau drainase, yang mengurangi tekanan air ke wilayah ujung, termasuk Desa Kutuk dan Terangmas.

Meski ada kendala, Masan menegaskan bahwa pelayanan kepada pelanggan harus tetap prima, apalagi kewajiban pembayaran tagihan selalu dilakukan tepat waktu.

“Maka hak mereka harus kita berikan secara maksimal,” tegasnya.

Sebagai solusi sementara, PDAM akhirnya mengirimkan tangki-tangki air bersih gratis ke tempat pelanggan yang kesulitan air.

Baca Juga :  Kudus Siap Meriahkan Hari Jadi ke-476 dengan Semangat “Harmoni dalam Toleransi”

Untuk solusi jangka panjang agar masalah ini tidak terulang, Masan mengusulkan agar Desa Terangmas maupun Kutuk dapat menyediakan tandon besar sebagai cadangan air. Tandon ini bisa dimanfaatkan saat listrik padam atau aliran air tidak stabil.

“Desa menyediakan lahan, bisa satu dukuh atau satu desa satu tandon besar, nanti mesin pendorongnya bisa minta ke PDAM,” usul Masan.

Ia yakin warga desa akan lebih bertanggung jawab dalam menjaga dan merawat tandon tersebut karena rasa memiliki yang besar.

Sementara itu, Direktur PDAM Kudus, Winarno mengatakan bahwa perbaikan kebocoran pipa sudah selesai. PDAM juga memastikan air sudah mulai kembali mengalir ke Desa Terangmas.

Namun aliran ke Dukuh Tempel, Desa Karangrowo, belum maksimal, untuk itu PDAM telah mengirimkan dua tangki air bersih berkapasitas 4 kubik.

“Dropping air ini sebagai bentuk rasa tanggung jawab kami kepada pelanggan, semuanya gratis,” ujar Winarno. (J03/A01)

Berita Terkait

DPMPTSP Kudus Beri Pendampingan NIB dan Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku Usaha
Kurangi Antrean Panjang, Dukcapil Kudus Aktifkan Kembali Layanan Adminduk di MPP Mulai Mei 2026
Pemkab Kudus Sediakan Internet Gratis Tanpa Kata Sandi di Tujuh Ruang Publik
Wabup Kudus Tegaskan Tarif Parkir Dandangan Diseragamkan, Motor Rp 5 Ribu dan Mobil Rp 10 Ribu
Traffic Light di Kudus Banyak Berusia Tua, Dishub Akui Rentan Gangguan
Dukungan Penuh Pemkab, Dishub Kudus Sediakan Stasiun Pengisian Daya Gratis 24 Jam untuk Becak Listrik
Dukungan Pemkab Kudus: Becak Listrik Bantuan Presiden Akan Punya Charging Point dan Terkoneksi Aplikasi Online
PDAM Kudus Tanggapi Keluhan Masyarakat, Langsung Perbaiki Filter Air Siap Minum di Alun-alun Kudus
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:11 WIB

DPMPTSP Kudus Beri Pendampingan NIB dan Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku Usaha

Rabu, 8 April 2026 - 15:27 WIB

Kurangi Antrean Panjang, Dukcapil Kudus Aktifkan Kembali Layanan Adminduk di MPP Mulai Mei 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Kudus Sediakan Internet Gratis Tanpa Kata Sandi di Tujuh Ruang Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 20:44 WIB

Wabup Kudus Tegaskan Tarif Parkir Dandangan Diseragamkan, Motor Rp 5 Ribu dan Mobil Rp 10 Ribu

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:01 WIB

Traffic Light di Kudus Banyak Berusia Tua, Dishub Akui Rentan Gangguan

Berita Terbaru