Tahun Depan TKGS Tetap Rp1 Juta per Bulan, Status Guru MA Masih Dikaji

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan program Tunjangan Kesenjangan Guru Swasta (TKGS) tetap dilanjutkan pada 2027. Anggaran untuk program peningkatan kesejahteraan guru swasta tersebut telah disiapkan dengan nilai lebih dari Rp90 miliar.

Meski demikian, tidak semua kelompok guru swasta dipastikan masuk dalam daftar penerima tahun depan. Guru Madrasah Aliyah (MA) masih menjadi sasaran yang tengah dikaji oleh Pemkab Kudus karena belum tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kudus Nomor 27 Tahun 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan pihaknya masih membahas kemungkinan guru MA untuk tetap mendapatkan TKGS pada 2027.

“Untuk Guru MAN, jika acuanya perbub ini dan belum dirubah, maka di 2027 Guru MAN tidak mendapatkan TKGS. Tapi ini masih kita kaji,” ujar Anggun, Senin, 21 September 2026.

Dalam Perbup Nomor 27 Tahun 2025, sasaran penerima tunjangan peningkatan kesejahteraan mencakup guru swasta pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Raudatul Athfal (RA), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), maupun satuan pendidikan sejenis.

Selain itu, penerima juga berasal dari guru swasta pada jenjang pendidikan dasar. Kelompok tersebut meliputi guru Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Ula, Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Wustho.

Baca Juga :  Empat Usulan IKSS Kudus Terkait Wacana Sekolah Swasta Gratis

Program tersebut juga menyasar guru swasta pada pendidikan keagamaan, seperti Madrasah Diniyah Taklimiyah, Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), Sekolah Minggu atau Diakonia, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya yang sejenis.

Untuk besaran bantuan, Pemkab Kudus memastikan nominal TKGS pada tahun depan tidak mengalami perubahan. “Tahun depan nominal penyalurannya tetap sama, masing-masing guru sasaran menerima Rp 1 juta per bulan,” kata Anggun.

Pada 2026, tercatat sekitar 8.313 guru swasta yang masuk dan lolos persyaratan sebagai penerima TKGS. Namun, jumlah tersebut mengalami perubahan sepanjang tahun dan hingga Agustus 2026 tersisa sebanyak 7.490 penerima.

Anggun menjelaskan, berkurangnya jumlah penerima antara lain disebabkan adanya guru yang memasuki masa purna tugas serta telah memperoleh sertifikasi. “Karena ada yang purna tugas, ada juga yang sudah sertifikasi, jadi sudah tidak menjadi penerima lagi,” terangnya.

Di sisi lain, Disdikpora Kudus menyatakan belum menemukan adanya penerima yang dicoret akibat persoalan atau sanksi tertentu. Pemkab juga belum menemukan laporan mengenai adanya pemotongan dana TKGS di tingkat sekolah.

Penyaluran bantuan hingga kini berjalan secara rutin pada awal setiap bulan dan dana sebesar Rp1 juta ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru penerima. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru