Sudah Ada 658 Pedagang yang Mendaftar di Pasar Saerah, Separuh dari Pedagang Pasar Bitingan

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi pemindahan pedagang sayur di Pasar Bitingan ke Pasar Saerah pada Kamis, 28/11/2025. (Foto: J02)

Sosialisasi pemindahan pedagang sayur di Pasar Bitingan ke Pasar Saerah pada Kamis, 28/11/2025. (Foto: J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pasar Saerah mencatat ebanyak 658 pedagang yang sudah mendaftar sebagai calon penyewa kios maupun lapak. Pasar yang berlokasi di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus ini merupakan milik swasta.

Perwakilan Pengelolaan Pasar Saerah, Muhammad Faiz, menyampaikan bahwa Pasar Saerah akan diprioritaskan untuk para pedagang dari Pasar Bitingan, sesuai dengan kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

“Per hari ini ada 658 yang mendaftar. Dari para pendaftar ini nanti akan kami verifikasi lapangan,” ungkap Faiz, Kamis, 4 November 2025.

Meski sebelumnya terjadi penolakan relokasi ke Pasar Saerah dari para pedagang di Pasar Bitingan, namun antusia mereka ternyata cukup tinggi. Hingga kini, sebanyak 352 pedagang telah dinyatakan lolos verifikasi dari total pendaftar.

Hal ini yang kemudian dirasa penting untuk pelaksanaan verifikasi lapangan. Verifikasi dilakukan dengan mendatangi Pasar Bitingan pada malam hari untuk memastikan bahwa pemilik KTP berjualan di lokasi tersebut.

“Saat ini kita mengakomodir yang dari ex Matahari karena memang sejak pembahasan awal dengan Pemkab adalah sebagai tujuan relokasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bandel dan Bikin Kumuh, Pedagang di Bekas Matahari Kudus Ditertibkan Satpol PP

Faiz menambahkan bahwa sebagian besar pedagang memilih menyewa lapak dibandingkan kios. Pilihan tersebut disesuaikan dengan kapasitas berjualan para pedagang selama beraktivitas di Pasar Bitingan.

“Sementara ini kita berikan satu dulu entah kios atau lapak, karena kami memastikan seluruh pedagang sayur di Pasar Bitingan bisa tertampung semua. Ke depan bisa dilakukan pembicaraan lebih lanjut,” katanya.

Pihak pengelola akan terus membuka pendaftaran sambil melakukan verifikasi lapangan hingga jumlah pasti pedagang benar-benar terdata. Setelah selesai, hasilnya akan dilaporkan kepada Pemkab Kudus untuk penentuan waktu relokasi.

“Masalah pemindahan pedagang ada di tangan Pemkab,” tegas Faiz.

Lebih lanjut, Faiz menyebutkan bahwa para pedagang tidak keberatan dengan harga sewa yang ditetapkan pengelola Pasar Saerah. Bahkan, banyak yang merasa senang karena fasilitas yang disediakan dinilai memadai.

“Nanti kita juga upayakan adanya peringanan melalui beberapa skema,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Relokasi Pedagang di Kawasan Eks Gedung Ngasirah, Investor Siapkan 22 Kios dengan Sewa Rp 1 Juta
Ratusan Pedagang Masih Mengantre, Disdag Kudus Perketat Aturan PKL CFD
Tiga Kali Mangkir, PKL CFD Kudus Terancam Kehilangan Lapak
Pemkab Kudus Siapkan Penataan Zona untuk Coffee Street, 119 Lapak Telah Terdata
Trotoar Alun-alun Simpang Tujuh Beralih Fungsi Jadi Lapak PKL, Pemkab Kudus Siapkan Evaluasi
Sambut Srikandi Merdeka Cup 2026, Disdag Kudus Benahi Sentra Kuliner dan PKL
Zona Kuning Coffee Street Kudus Masih Dikaji, Sayyid Yunanta Soroti Berbagai Persoalan di Lapangan
Jalur Sepeda di Kudus Dikeluhkan Dipakai PKL dan Parkir Motor, Pemkab Siapkan Penataan
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:30 WIB

Relokasi Pedagang di Kawasan Eks Gedung Ngasirah, Investor Siapkan 22 Kios dengan Sewa Rp 1 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Pedagang Masih Mengantre, Disdag Kudus Perketat Aturan PKL CFD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Tiga Kali Mangkir, PKL CFD Kudus Terancam Kehilangan Lapak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pemkab Kudus Siapkan Penataan Zona untuk Coffee Street, 119 Lapak Telah Terdata

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trotoar Alun-alun Simpang Tujuh Beralih Fungsi Jadi Lapak PKL, Pemkab Kudus Siapkan Evaluasi

Berita Terbaru