Status Honorer Dihapus, Pemkab Kudus Belum Temukan Solusi Nasib Ratusan Guru yang Tak Lolos PPPK Paruh Waktu

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Pelantikan PPPK Tahun Anggaran 2025 di Lingkungan Pemkab Kudus, Senin, 1/9/2025. (Foto: J05)

Ilustrasi. Pelantikan PPPK Tahun Anggaran 2025 di Lingkungan Pemkab Kudus, Senin, 1/9/2025. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus hingga kini masih menghadapi kebuntuan dalam penyelesaian status ribuan tenaga honorer di lingkungan pemerintahan setempat.

Kondisi ini membuat masa depan para Honorer, yang sebagian besar merupakan tenaga pendidik, masih belum menemukan kejelasan, baik dari sisi status kepegawaian maupun kesejahteraan.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus, Zulfa Kurniawan, mengakui persoalan ini masih belum menemukan titik terang.

Ia menjelaskan bahwa sesuai regulasi nasional, status tenaga honorer akan resmi dihapus pada 31 Desember 2025, sehingga pemerintah daerah menghadapi dilema dalam menentukan langkah selanjutnya.

Menurut Zulfa, pembahasan mengenai nasib honorer terus berjalan, namun belum menghasilkan keputusan yang dapat memastikan masa depan ribuan tenaga honorer tersebut.

“Untuk tenaga honorer masih deadlock, kami belum berani ambil keputusan terkait kejelasan status mereka, ini yang menjadi dilema,” ujarnya.

Ia menyebutkan, aturan sebenarnya sudah mengharuskan tidak adanya honorer di pemerintahan. Namun realitas di lapangan menunjukkan masih banyak tenaga honorer yang menggantungkan hidup pada pekerjaan tersebut, terutama para guru honorer yang sebagian hanya menerima gaji ratusan ribu rupiah setiap bulan.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Kudus Bakal Gandeng Kantin Sekolah dan UMKM

Situasi serupa juga terjadi pada tenaga honorer di berbagai BLUD maupun instansi pemerintahan lainnya.

Opsi outsourcing hanya memungkinkan diterapkan bagi tenaga teknis seperti petugas kebersihan, penjaga, atau sopir. Sementara itu, tenaga pendidik dan sejumlah tenaga administrasi tidak bisa diikutsertakan dalam skema tersebut.

“Secara kemanusiaan ini yang jadi dilema, karena mereka punya keluarga di rumah, dan aturan pemerintah sudah tidak ada lagi honorer,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihak BKPSDM mengaku belum dapat melakukan pendataan secara menyeluruh terkait jumlah pasti tenaga honorer yang masih aktif.

Berdasarkan data sementara, terdapat 2.626 tenaga honorer yang telah diangkat menjadi pegawai PPPK paruh waktu, sedangkan 602 orang lainnya tidak memenuhi persyaratan untuk masuk ke skema tersebut.

“Kalau yang sudah lolos PPPK paruh waktu statusnya seperti PNS, mendapatkan nomor pegawai dan akan dipertimbangkan kelayakan gajinya,” jelas Tulus.

Meski demikian, pemerintah daerah diharapkan dapat segera menemukan solusi terbaik untuk menyelamatkan nasib ribuan tenaga honorer yang hingga kini masih bergantung pada dana BOS atau kondisi keuangan masing-masing lembaga. (J05/A01)

Berita Terkait

Mayoritas Lulusan SLTA, Angka Pencari Kerja di Kudus Tembus 1.635 Orang
Nasib 1.200 Pekerja DPUM Belum Jelas, Disnaker Siapkan Jalur JKP
Imigrasi Semarang dan Bakesbangpol Kudus Perkuat Pengawasan WNA Melalui Timpora
Wabup Belinda Buka Job Fair Kudus 2025, Hadir Lebih Transparan, Digital, dan Tepat Sasaran
Job Fair Kudus 2025: Lamar Online Sekarang, Interview Langsung di Lokasi!
Job Fair UMK 2025 Buka Peluang Kerja untuk Lulusan dan Masyarakat Umum
Peluang Kerja Luar Negeri: Bupati Pati Teken MoU Dengan Korea Selatan
Komisi E DPRD Jateng Turun Tangan! Ini Solusi Atasi Pengangguran di Kudus
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:00 WIB

Mayoritas Lulusan SLTA, Angka Pencari Kerja di Kudus Tembus 1.635 Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:11 WIB

Nasib 1.200 Pekerja DPUM Belum Jelas, Disnaker Siapkan Jalur JKP

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:29 WIB

Imigrasi Semarang dan Bakesbangpol Kudus Perkuat Pengawasan WNA Melalui Timpora

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:29 WIB

Status Honorer Dihapus, Pemkab Kudus Belum Temukan Solusi Nasib Ratusan Guru yang Tak Lolos PPPK Paruh Waktu

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:45 WIB

Wabup Belinda Buka Job Fair Kudus 2025, Hadir Lebih Transparan, Digital, dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru