Jurnalpantura.id, Kudus – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kudus punya cara tersendiri untuk merayakan hari bersejarah mereka.
Tak sekadar seremoni, kader banteng di Kota Kretek ini turun ke lapangan untuk melakukan aksi nyata “Menjaga Bumi, Merawat Pertiwi”, pada Jum’at 23/01/2026.
Aksi lingkungan ini digelar dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan ke-53, sekaligus kado ulang tahun bagi Ketua Umum Hj. Megawati Soekarnoputri.
Kader PDI Perjuangan Kudus membagi aksinya di dua lokasi strategis. Untuk aksi penghijauan, para kader melakukan penanaman pohon di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, wilayah yang memang membutuhkan perhatian ekstra terkait konservasi lahan.
Sementara itu, untuk menjaga ekosistem air, mereka bergerak ke Waduk Logung, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, untuk melakukan penebaran ribuan benih ikan.
Ketua DPC PDIP Kudus, Achmad Yusuf Roni, menegaskan bahwa kegiatan menjaga bumi ini adalah instruksi langsung sekaligus wujud pengabdian kepada alam.
”Kegiatan menjaga bumi dan merawat pertiwi ini merupakan kado untuk Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Ini bukti komitmen kami dalam menjaga keseimbangan alam, terutama di tengah situasi bencana yang melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kudus,” ujar Yusuf.
Yusuf menambahkan, aksi tanam pohon dan tebar ikan bukan sekadar simbolis. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kebijakan untuk mulai serius memikirkan kelestarian akam.
”Manfaat dari apa yang kita tanam hari ini mungkin tidak langsung terasa sekarang, tapi ini adalah warisan untuk anak cucu kita di masa depan,” imbuhnya.
Tidak hanya fokus pada lingkungan, PDIP Kudus juga menunjukkan empati mendalam terhadap warga yang terdampak bencana. Di Posko PDIP Kudus, suasana haru sekaligus syukur menyelimuti acara tumpengan bersama para pengungsi.
Kegiatan potong tumpeng ini menjadi momentum doa bersama agar ujian bencana yang menimpa masyarakat Kudus segera berlalu.
“Tumpengan ini adalah ungkapan syukur atas HUT Ibu Ketua Umum. Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memanjatkan doa agar para pengungsi bisa segera kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas normal seperti sediakala,” pungkas Yusuf. (J02/A01)










