Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyalurkan bantuan penyertaan modal dan tenda kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Kretek.
Bantuan tersebut berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Sebanyak sekitar 500 PKL menerima bantuan penyertaan modal dengan nominal Rp 500 ribu per orang. Selain itu, bantuan berupa tenda usaha juga diberikan kepada 80 PKL, dengan harga satu unit tenda berkisar Rp 4 juta.
Total dana CSR Bank Jateng yang dialokasikan untuk bantuan tenda PKL mencapai Rp 320 juta. Sementara itu, bantuan penyertaan modal mencapai sekitar Rp 250 juta.
Dengan demikian, total akumulasi bantuan CSR yang disalurkan kepada PKL di Kabupaten Kudus kali ini sebesar Rp 570 juta.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, kepada perwakilan pedagang di Lapangan Tennis Indoor Angga Sasana Krida pada Rabu, 31 Desember 2025.
Bupati berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang aktivitas berdagang para PKL.
“Terima kasih kepada Bank Jateng yang telah memperhatikan para PKL. Semoga bantuan ini membuat semangat para pedagang untuk melakukan aktivitasnya (berdagang),” ujar Sam’ani.
Ia menilai keberadaan PKL sangat penting bagi roda perekonomian di Kabupaten Kudus karena menjadi salah satu sektor pendongkrak ekonomi yang signifikan dan perlu difasilitasi secara berkelanjutan.
Kepada para pedagang, Bupati juga berpesan agar terus menjaga kualitas dagangan, terutama produk olahan makanan. Ia menekankan pentingnya higienitas karena makanan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Jaga kualitas, higienis, pakai masker, pakai sarung tangan, pakai celemek, dan kelola sampah masing-masing dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Agus Rijanto (40), salah satu penerima bantuan tenda, mengaku bersyukur atas perhatian Pemkab Kudus kepada PKL. Pedagang angkringan di Balai Jagong tersebut mengatakan baru pertama kali menerima bantuan tenda.
“Alhamdulillah, belum pernah dapat tenda, ini dapat tenda. Ukurannya katanya nanti 3×3 meter persegi,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya tenda, usahanya yang telah dijalani selama enam tahun bisa lebih tertata rapi dan tidak lagi terkendala saat hujan turun. (J05/A01)










