Jurnalpantura.id, Kudus – Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, memastikan distribusi logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kudus berjalan aman dan lancar.
AKBP Ronni Bonic juga menyatakan bahwa semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kudus, yang berjumlah 1.160, dianggap memiliki potensi kerawanan.
Hal ini disampaikan kepada wartawan pada Ahad 24/11/2024 saat pemberangkatan armada pembawa logistik di gudang kapasan.
“Kami telah menyiapkan 500 personel, termasuk tambahan dari Kodim. Saat ini tengah berlangsung pergeseran pasukan untuk mengawal distribusi logistik Pilkada,” ungkapnya.
Kapolres juga menjelaskan bahwa Polres Kudus telah melakukan koordinasi intensif dengan Kodim dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Kami laksanakan koordinasi dan pengawasan bersama PPK tingkat kecamatan hingga hari-H nanti. Distribusi logistik dari PPK ke TPS kami harapkan berjalan lancar, termasuk proses penghitungan di TPS hingga berakhir di Kantor KPU,” jelas AKBP Ronni.
Selain itu, ia menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gesekan di TPS. Untuk mengamankan 1.160 TPS yang dianggap rawan, diterapkan pola pengamanan dengan dua personel mengawasi enam TPS membawahi 12 Linmas.
“Potensi kerawanan, terutama terkait penghitungan suara, akan kami antisipasi sejak dini,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak semua pihak berdoa bersama agar proses pergeseran logistik hingga tahapan akhir Pilkada dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kudus. (J06/A01)










