Lima SD Negeri di Kudus Minim Peminat, Ada yang Hanya Terima Tiga Murid Baru

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Sekretaris Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho. (Foto: J05)

Jurnalpantura.id, Kudus – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunjukkan masih adanya sekolah dasar negeri yang kekurangan peserta didik.

Berdasarkan data sementara, terdapat lima SD negeri yang masing-masing hanya memperoleh tiga hingga empat murid baru.

Sekolah-sekolah tersebut meliputi SD 2 Prambatan Lor di Kecamatan Kaliwungu, SD 5 Hadipolo di Kecamatan Jekulo, dan SD 1 Karangrowo di Kecamatan Undaan yang masing-masing hanya menerima tiga murid baru.

Sementara itu, SD 2 Gulang di Kecamatan Mejobo serta SD 1 Jati Wetan di Kecamatan Jati masing-masing mendapatkan empat murid.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, mengatakan bahwa jumlah tersebut masih bersifat sementara.

Hingga kini, proses rekapitulasi hasil pelaksanaan SPMB masih terus dilakukan karena belum seluruh sekolah menyampaikan laporan.

“Pendataan masih berjalan dan belum semua sekolah melaporkan hasilnya. Dari laporan yang sudah masuk, ada lima SD yang jumlah murid barunya masih di bawah lima orang,” ujarnya, Senin, 6/7/2026.

Ia menambahkan, jumlah sekolah yang memperoleh murid baru dalam jumlah sangat sedikit masih berpotensi bertambah. Hal itu disebabkan proses pendataan dari masing-masing sekolah belum sepenuhnya rampung.

Baca Juga :  Dua Calon Haji Kudus Gagal Berangkat Karena Meninggal Dunia, Posisi Digantikan Peserta Cadangan

Untuk daya tampung, Anggun menjelaskan mayoritas SD negeri di Kabupaten Kudus memiliki kapasitas 28 murid dalam satu rombongan belajar.

Namun, beberapa sekolah memperoleh tambahan kuota menjadi 32 murid per kelas setelah mengajukan usulan berdasarkan tingginya jumlah pendaftar.

“Ada sekolah yang sebelumnya mengusulkan penambahan daya tampung karena peminatnya sangat tinggi. Contohnya SD 1 Barongan yang jumlah pendaftarnya mencapai sekitar 200 orang, sehingga mendapat kuota 32 murid untuk setiap kelas,” jelasnya.

Pelaksanaan SPMB jenjang SD di Kabupaten Kudus secara resmi telah berakhir pada 30 Juni 2026. Meski demikian, sejumlah sekolah yang masih memiliki sisa kuota tetap membuka kesempatan bagi calon peserta didik untuk mendaftar.

Menurut Anggun, praktik tersebut lazim dilakukan setiap tahun. Selama kapasitas sekolah belum terpenuhi, pendaftaran masih dapat dilayani hingga menjelang hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 13 Juli 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

“Secara administrasi SPMB memang sudah ditutup, tetapi jika masih ada kuota yang belum terisi, sekolah biasanya tetap menerima pendaftaran hingga hari pertama masuk sekolah. Kalau kuotanya sudah penuh, tentu pendaftaran langsung ditutup,” pungkasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 42 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:01 WIB

148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru