Lahan Pertanian Kering, Masyarakat di Undaan Salat Istisqa Minta Berkah Supaya Turun Hujan

- Jurnalis

Jumat, 13 Oktober 2023 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat di Kecamatan Undaan berdoa minta diturunkan hujan usai Salat Istisqa. (Foto:J02)

Masyarakat di Kecamatan Undaan berdoa minta diturunkan hujan usai Salat Istisqa. (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – Masyarakat di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus menggelar Salat Istisqa di Lapangan Desa Undaan Kidul, Jumat (13/9/2023). Salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar untuk meminta agar segera diturunkan hujan.

Camat Undaan Arif Budianto menyampaikan bahwa kondisi lahan pertanian di wilayah kecamatan setempat mengalami kekeringan. Sedangkan, pengairan dari Sungai Kedungombo untuk saat ini hanya dialirkan untuk kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus).

Sementara untuk lahan pertanian, kata Arif, masih sangat minim dan bahkan cenderung tidak mendapatkan aliran. Oleh sebab itu, kondisi pertanian di Kecamatan Undaan saat ini dikatakan mandek dan mengakibatkan musim tanam (MT) 1 mundur.

Sulistiono, Petani sekaligus Kadus di Desa Sambung, Kecamatan Undaan, Kudus. (Foto:J02)

“Sebagian besar atau 60 persen masyarakat Undaan itu petani. Jadi kita mau bercocok tanam dan kehidupan sehari-hari itu mengandalkan air. Lahan pertanian ini yang terdampak karena tidak mendapatkan aliran air dari pengairan,” tuturnya.

Pihaknya pun berharap, dengan digelarnya Salat Istisqa ini nantinya bisa membawa keberkahan, berupa diturunkannya hujan. Ini menjadi ikhtiar atau usaha yang dirasa perlu dilakukan sebagai umat muslim, untuk memohon keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga :  Dikunjungi Kapolda Jateng, Gus Baha Minta Agar Polisi dan Ulama Selalu Kompak Menjaga Kondusifitas

“Jadi ini inisiatif masyarakat dan tokoh agama yang menginginkan ikhtiar bersama, semoga melalui salat ini kita diberikan berkah hujan,” tuturnya.

Sementara itu, petani asal Desa Sambung, Sulistiono yang ikut Salat Istisqa menyebut bahwa akibat lahan yang kering dan pengairan yang minim, pihaknya terpaksa untuk menunda masa tanamnya. Sebab, bila dipaksakan maka rawan gagal panen.

“Ini betul-betul mengandalkan air dari pengairan, kalau tidak ya khawatir kalau gak ada hujan nanti gagal tanam. Pengairan untuk sawah di sini itu dari Kedungombo. Sedangkan dari Kedungombo itu dibagi ke tiga wilayah, Pati, Demak, Kudus,” katanya.

Katanya, masa tanam 1 biasanya sudah dimulai sejak awal bulan September. Namun lantaran kondisi lahan yang kering, masa tanam belum bisa dipastikan akan dilakukan kapan. Oleh sebab itu, petani di Undaan ini sangat mengharapkan turun hujan.

“Sebenarnya itu petani juga kebingunan. Ini kemunduran (masa tanamnya) karena pengairan kering, tapi yang dikhawatirkan nanti panen malah musim hujan. Kalau huja deras, tanaman gagal lagi, bisa karena banjir atau gak bisa jemur juga,” tukasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

BPBD Kudus Catat 729.500 Liter Air Bersih Tersalur Selama Musim Kemarau
Kekeringan Melanda Tiga Kecamatan di Kudus, Ribuan Warga Terdampak
Bupati Sam’ani Pimpin Langsung Penyaluran 15 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga Glagahwaru
1.091 Warga Glagahwaru Kudus Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Salurkan Bantuan Air
Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Pati Dimulai 16 Juni, Satu Jemaah Dilaporkan Wafat
Tak Pakai Plastik, UMKU Distribusikan 2.300 Daging Kurban dalam Balutan Daun Jati
Iduladha 1447 H, Menara Kudus Sembelih 16 Kerbau dan 37 Kambing di Hari Tasyrik
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:53 WIB

BPBD Kudus Catat 729.500 Liter Air Bersih Tersalur Selama Musim Kemarau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Kekeringan Melanda Tiga Kecamatan di Kudus, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bupati Sam’ani Pimpin Langsung Penyaluran 15 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga Glagahwaru

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

1.091 Warga Glagahwaru Kudus Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Salurkan Bantuan Air

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10 WIB

Haul Mbah Mutamakin Digelar 22-26 Juni 2026, Yayasan Syekh Mutamakin Siapkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan

Berita Terbaru