Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengambil tindakan cepat untuk menjaga kenyamanan masyarakat di tengah gelombang panas ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kudus melakukan penyemprotan air bersih di sejumlah ruas jalan utama kota.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 19/10/2025 ini memiliki tujuan ganda: pertama, mengurangi efek panas dan menekan suhu permukaan jalan, dan kedua, menjaga kebersihan kota dari debu akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Sebanyak empat unit mobil tangki air dikerahkan dalam operasi ini, terdiri atas satu unit dari BPBD Kudus dan tiga unit dari Damkar Kudus.
Rute penyemprotan strategis yang dipilih meliputi kawasan padat, dimulai dari depan Pendapa Kabupaten Kudus, menyusuri Simpang Tujuh Kudus, Jalan Ahmad Yani, Jalan Lukmono Hadi, Jalan Dr. Ramelan, hingga di Jalan Jenderal Sudirman.
Bupati Sam’ani Intakoris menjelaskan, penyemprotan jalan merupakan langkah darurat yang diambil Pemkab untuk menekan dampak buruk suhu panas ekstrem terhadap aktivitas publik.
“Kami berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, penyemprotan ini juga berfungsi membersihkan jalan dari debu mikro yang bisa mengganggu pernapasan dan kesehatan warga,” ujar Sam’ani.
Bupati Kudus memastikan, penyemprotan tidak berhenti di hari ini. Selanjutnya akan melibatkan pihak swasta apabila kondisi cuaca panas masih bertahan dalam beberapa hari ke depan.
“Kita akan terus pantau perkembangan suhu harian secara ketat. Jika suhu ekstrem terus terjadi, penyemprotan akan kita jadwalkan ulang, terutama di titik-titik yang memiliki tingkat kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi. Kita akan libatkan pihak swasta,” ujarnya.
Sam’ani menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan dampak cuaca ekstrem.
“Harapannya, suhu jalan dapat berkurang signifikan, dan masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman,” tutupnya.
Pemkab Kudus juga kembali mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada, menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, dan membatasi paparan sinar matahari langsung, terutama pada jam-jam puncak siang hari. (J02/A01)










