Jurnalpantura.id, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan mayoritas infrastruktur jalan sudah dalam kondisi prima, jelang musim mudik lebaran 2026.
Tak tanggung-tanggung, sekitar 95 persen dari 331 ruas jalan di Kudus diklaim sudah mulus dan siap dilalui pemudik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya terus “tancap gas” melakukan perbaikan sesuai instruksi Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris.
Fokus utamanya jelas: memastikan perjalanan mudik warga aman dan minim hambatan.
”Kami rutin menyisir jalanan untuk melakukan perawatan. Titik-titik yang rawan rusak langsung jadi prioritas,” ujar Harry pada Sabtu 14/03/2026.
Perbaikan ini bukan sekadar tambal sulam biasa. Dinas PUPR Kudus bergerak berdasarkan data lapangan dan rekomendasi dari Satlantas Polres Kudus serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Ia menyebut, Penambalan lubang difokuskan pada jalur yang diprediksi akan padat kendaraan, dengan target 5 hari Kedepan harus sudah selesai.
“Petugas dikerahkan secara intensif untuk menyelesaikan perawatan di titik-titik krusial sebelum puncak arus mudik,” kata Harry.
Selain itu, Pemkab Kudus terus menjalin komunikasi dengan Bina Marga tingkat provinsi maupun pusat, terutama untuk pengerjaan jalan lingkar dan jalur nasional.
Harry tidak menampik bahwa masih ada sekitar 5 persen jalan yang kondisinya kurang sempurna, seperti adanya lubang atau kerusakan ringan. Namun, ia memastikan timnya tetap bekerja secara bertahap untuk menangani sisa kerusakan tersebut.
”Anggaran sudah terencana dan arahannya jelas. Kami ingin hasil yang maksimal agar masyarakat bisa mudik dengan perasaan tenang dan nyaman,” tambahnya.
Dengan infrastruktur yang semakin mantap, Pemkab Kudus berharap mobilitas warga selama arus mudik dan balik tahun ini bisa berjalan lebih lancar tanpa kendala berarti. (J02/A01)










