Habib Husein Ja’far Hadir Ramaikan Dandangan, Tekankan Nilai Toleransi di Kudus

- Jurnalis

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalpantura.id, Kudus – Kabupaten Kudus kedatangan pendakwah kondang, Habib Husein Ja’far Al Hadar dan meramaikan pembukaan Tradisi Dandangan, di Pendopo Kabupaten Kudus pada Jumat (1/3/2024).

Ratusan jemaah memadati Pendopo Kabupaten Kudus untuk menyaksikan dan mendengarkan dakwah dari pendakwah yang akrab disapa Habib Ja’faf tersebut. Tidak hanya warga Kudus, banyak juga warga luar daerah yang hadir dalam acara.

Mengawali dakwahnya, Habib Husein Ja’far menyampaikan tentang toleransi. Dimana, toleransi ini penting untuk bermasyarakat. Kudus merupakan salah satu wujud toleransi yang nampak dalam setiap tradisi dan budayanya.

“Perlu diketahui bahwa di Kudus ini punya banyak keindahan tradisi, toleransi yang perlu disosialisasikan,” katanya.

Dirinya juga memuji Kudus yang memiliki kekayaan tradisi. Sehingga membuat wilayanya menjadi baik-baik saja. Menurutnya, tradisi tersebutlah yang membuat suatu wilayah baik-baik saja, karena masyarakat hidup dalam tradisi.

Baca Juga :  Pendaftaran Lapak Tradisi Dandangan Dibuka Kembali 12 Januari 2026, Sediakan 520 Lapak

“Disini, kepemimpinan yang membuat Kudus baik-baik saja itu bukan pada orangnya, tapi tradisinya,” tuturnya.

Habib Ja’far pun menekankan perlunya masyarakat sadar, bahwa yang membuat teratur adalah etika. Masyarakat teratur sejatinya karena etika, bukan hukuman. Dan etika tersebut bisa diwujudkan falam nilai-nilai tradisi.

“Dalam Islam juga ada tradisi, yaitu mentradisikan kebenaran,” terangnya.

Untuk diketahui, kedatangan Habib Ja’far ini sendiri telah mengundang banyak animo masyarakat untuk berkunjung ke Dandangan. Tradisi yang digelar dalam rangka menyambut Bulan Ramadan ini akan dilangsungkan selama sepuluh hari mulai 1-10 Maret 2024. (J05/A01)

Berita Terkait

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa
Guyang Cekathak di Lereng Muria, Warga Colo Kudus Berdoa agar Hujan Segera Turun
Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan
Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Ampyang Maulid Loram Kulon, Tradisi Religi yang Menggerakkan Budaya dan Ekonomi Warga
Warga Kauman Kudus Jaga Tradisi Bubur Asyura Jelang 10 Muharram, Seribuan Porsi Dibagikan
Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus
Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa

Jumat, 4 September 2026 - 13:35 WIB

Guyang Cekathak di Lereng Muria, Warga Colo Kudus Berdoa agar Hujan Segera Turun

Kamis, 3 September 2026 - 18:21 WIB

Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Ampyang Maulid Loram Kulon, Tradisi Religi yang Menggerakkan Budaya dan Ekonomi Warga

Berita Terbaru