Jurnalpantura.id, Kudus – Permasalahan lingkungan masih menjadi fokus perhatian oleh Pemerintah Indonesia. Para pemangku kebijakan pun bersepakan untuk melawan dampak iklim dari dua pendekatan melalui adaptasi dan mitigas.
Bhakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menyadari bahwa upaya pengendalian perubahan iklim merupakan kerja kolektif yang harus dilakukan oleh semua lini dalam masyarakat. Termasuk juga media masa.
“Kami meliat bahwa media massa memiliki peran yang sangat sentral dalam penyebaran informasi sekaligus edukasi ke publik dalam menggali berbagai isu perubahan iklim,” kata Juris Bramantyo, Communications and youth Engagement Consultant.
Untuk itu, kali ini BLDF mengadakan kegiatan lokakarya penulisan jurnalistik khususnya terkait isu lingkungan. Kegiatan lokakarya ini pertama kali diadakan guna bersama-sama meningkatkan pemahaman terkait topik lingkungan.
“Harapannya lokakarya ini bisa menjadi pemantik agar ke depannya dapat dilakukan secara berkala, dengan topik-topik relevan yang dapat mendukung kebutuhan rekan media di lapangan,” sambungnya.
Hal ini, lanjut Juris, tentunya akan berkontribusi secara tidak langsung dalam mendukung pemerintah meminimalkan perubahan iklim secara bersama-sama.
Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa penyelenggaraan lokakarya jurnalistik ini juga merupakan rangkaian dari acara tahunan media ghatering. Sekaligus mengajak media untuk melakukan culture visit.
“Yang meliputi kunjungan ke pusat pembibitan tanaman dan sekolah vokasi ke SMK binaan djarum foundation di Kudus,” tukasnya. (J05/A01)










