Ekspor Rempah Kudus Digenjot, LPPNU Kudus dan Kapulogo Resmi Kerja Sama

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa

Foto: istimewa

Jurnalpantura.id, Kudus – Upaya mendorong ekspor rempah-rempah asli Kudus kini memasuki babak baru.

Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Cabang Kudus resmi menjalin kerja sama strategis dengan CV. Kapulogo Jaya Mandiri, Magelang, untuk membuka akses pasar internasional bagi petani lokal, khususnya komoditas kapulaga dan cabai Jawa.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Jumat (20/6/2025), yang melibatkan Direktur dan Wakil Direktur CV. Rempah Kudus Barokah, Zamris Anwar M.Pd dan Bibit Subarkah, Ketua LPPNU Kudus H. Ahmad Amin M, serta pemilik CV. Kapulogo Jaya Mandiri, Kuntoro.

“Ini adalah langkah awal untuk memperkuat posisi petani NU di Kudus. Kami ingin agar petani memiliki akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” kata Zamris Anwar dalam sambutannya.

CV. Kapulogo Jaya Mandiri sendiri telah berpengalaman dalam ekspor rempah-rempah. Pada September 2024, perusahaan ini berhasil mengekspor 26 ton kapulaga ke Tiongkok dengan nilai lebih dari Rp1,4 miliar.

Baca Juga :  Tekan Kerugian Petani, Dinas Perdagangan Ajak Petani Simpan Hasil Pertanian Di CAS

Kuntoro optimistis kerja sama ini akan memperbesar volume ekspor dari Kudus dan membawa manfaat langsung bagi petani.

“Dengan kerja sama ini, kami ingin mendorong petani NU menghasilkan rempah berkualitas ekspor. Semakin besar ekspor, semakin meningkat pendapatan petani,” ujarnya.

Sebelum penandatanganan, kedua belah pihak juga melakukan audiensi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, yang diwakili Subkor Promosi, Esti Aristiana Sukmawati.

Disbudpar menyambut baik inisiatif ini, dan menyebut program tersebut bisa berkontribusi pada pengembangan eduwisata rempah di lereng Muria.

Bibit Subarkah menambahkan, pihaknya akan terus membina petani agar mampu memenuhi standar kualitas global.

“Kami ingin kualitas dan kuantitas rempah dari petani NU Kudus terus meningkat,” jelasnya.

Ketua LPPNU Kudus, H. Ahmad Amin M, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk menaikkan kelas petani NU.

“Kami berharap Kudus bisa menjadi sentra rempah ekspor unggulan di Jawa Tengah,” pungkasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Tiga Tahun Dikembangkan, Tembakau Gulang Mulai Tunjukkan Hasil
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kudus Serahkan 60 Alsintan kepada Kelompok Tani
Kolaborasi LPPNU dan MWC NU Dawe Lahirkan Kader Penggerak Pertanian Organik
Dinas Pertanian Kudus Siapkan Strategi Hadapi El Nino, Petani Diminta Adaptasi Pola Tanam
Gerakan Tani Karangsari Adukan Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU ke DPRD Pati
Terjerat Utang Rp150 Juta, Petambak Tunggulsari Gagal Panen Diterjang Rob
Jadikan Sawah sebagai Laboratorium, Hamdan Adib Ciptakan Pupuk dan Pestisida Organik
Pelemahan Rupiah Tekan Peternak Unggas Pati, Harga Pakan Naik Keuntungan Menyusut
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:45 WIB

Tiga Tahun Dikembangkan, Tembakau Gulang Mulai Tunjukkan Hasil

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kudus Serahkan 60 Alsintan kepada Kelompok Tani

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:57 WIB

Kolaborasi LPPNU dan MWC NU Dawe Lahirkan Kader Penggerak Pertanian Organik

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:19 WIB

Dinas Pertanian Kudus Siapkan Strategi Hadapi El Nino, Petani Diminta Adaptasi Pola Tanam

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Gerakan Tani Karangsari Adukan Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU ke DPRD Pati

Berita Terbaru