Jurnalpantura.id, Kudus – Program back to book yang digagas oleh Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris, dikolaborasikan dengan program Polri Peduli Literasi oleh Kapolsek Kudus Kota, Iptu Subkhan.
Kepala Dinas Arpusda, Sam’ani Intakoris menyerahkan langsung puluhan buku secara langsung ke Kapolsek Kudus Kota untuk digabungkan dengan buku-buku yang sudah dikumpulkan di Polsek setempat.
Kapolsek Kudus Kota Iptu Subkhan menyebut, buku-buku bacaan dari hibah Dinas Arpuda Kudus itu nantinya untuk kemudian akan didistribusikan ke masyarkat guna mendukung program polri pedulo budaya literasi.
Kapolsek Kudus Kota berterima kasih atas bantuan buku dari Dinas Arspusda Kudus dan mengapresiasi program back to book karena dapat ikut mendukung program polri khususnya peningkatan budaya literasi di indonesia dengan tema polri peduli budaya literasi.
“Karakter masyarakat saat ini sudah banyak berubah mengikuti perkembangan zaman, khususnya di kalangan millenial yang sangat ketergantungan dengan internet dan cenderung meninggalkan buku. Kalau kita bisa mengkolaborasikan kekuatan internet dan buku maka akan menjadi sebuah kompetensi diri serta salah satu indikator positif personal branding,” kata Iptu Subkhan.
Lebih lanjut Iptu Subkhan menyampaikan buku adalah cermin, kamu hanya melihat di dalamnya apa yang sudah kamu miliki di dalam dirimu. Buku adalah pembawa peradaban. Tanpa buku, sejarah itu sunyi, sastra itu bodoh, sains lumpuh, pemikiran dan spekulasi terhenti. Buku adalah mesin perubahan, jendela di dunia, mercusuar yang didirikan di lautan waktu.
Pada kesempatan tersebut Iptu Subkhan yang juga penulis buku Mencepit Menutup Celah Penyebaran Ideologi Teroris, juga menyerahkan buku yang ditulisnya kepada Kepala Dinas Arpusda Samani intakonis untuk tambahan koleksi. (J05/A01)










