Dinas Kesehatan Gelar Bimtek bagi 35 Kader Keamanan Pangan Desa dan Kelurahan di Kudus

kesehatan90 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada 35 Kader Keamanan Pangan desa maupun kelurahan yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (25/5/2023)

Bimtek ini dilangsungkan guna memberikan sosialisasi serta edukasi kepada para kader tentang keamanan pangan bagi makanan cepat saji, dengan mendatangkan narasumber sudah profesional di bidangnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) DKK Kudus, Nuryanto menyampaikan, bimtek ini diberikan supaya para kader bisa mengetahui bagaimana pengelolaan keamanan pangan jangka panjang yang baik dan sesuai posedur.

Baik itu untuk produk makanan yang akan dikonsumsi sendiri maupun produk makanan yang akan diperjualbelikan. Ini sebagai wujud komitmen dari DKK Kudus untuk menciptakan produk makanan yang aman dikonsumsi.

“Kami harapkan semua produk yang diproduksi itu baik yang dikonsumsi pribadi maupun yang untuk diperjualbelikan, dalam keadaaan aman. Dalam artian itu nanti, produk itu bebas dari mikrobiologis, pengaruh kimia, zat zat yang berbahaya,” ujar Nuryanto, ditemui usai acara di bertempat di Hotel @Hom Kudus,

Nuryanto juga berharap, usai mendapatkan bimtek ini, para kader bisa menularkan ilmunya kepada masyarakat yang ada di desa atu kelurahannya masing-masing. Sehingga, nantinya bisa bermuara pada peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kudus.

“Ini kegiatan rutin, sehingga nanti harapannya kader ini tau tentang persyaratan makanan yang aman untuk dikonsumsi. Ini pesertanya atau kader yang ikut ini dari pelaku UMKM dan ada dari masyarakat umum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nuryanto mengharapkan ke depan nanti, masyarakat yang memiliki produk makanan cepat saji ataupun yang kering, bisa melakukan perizinan ke Dinas Perizinan Terpadu dalam Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Kudus.

“Setelah kegiatan ini, harapan kami mungkin bagi penyedia ataupun bagi yang memproduksi nakanan cepat saji atau kering bisa melakukan perizinan di PTSP,” tukasnya. ***

Komentar