Curah Hujan Tinggi, Kudus Kembali Dilanda Banjir hingga Rumah Roboh

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak rumah milik warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus rata dengan tanah karena hujan yang disertai angin kencang. (ISTIMEWA)

Nampak rumah milik warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus rata dengan tanah karena hujan yang disertai angin kencang. (ISTIMEWA)

Jurnalpantura.id, Kudus – Kabupaten Kudus diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hingga malam kemarin, Rabu, (15/2/2023). Akibatnya, beberapa wilayah di Kota Kretek kembali dilanda banjir, bahkan beberapa rumah dilaporkan roboh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat, empat kecamatan dilaporkan tergenang air banjir akibat hujan deras yang mengguyur Kudus secara merata sejak sore kemarin.

Empat kecamatan tersebut, antara lain, di Kecamatan Bae terjadi limpasan air dari Sungai Dawe ke wilayah Desa Ngembalrejo dan Desa Tumpangkrasak. Ketinggian air banjir di wilayah tersebut dilaporkan setinggi 10-50 sentimeter.

“Limpasan Sungai Dawe juga menggenangi Jalan Raya Kudus-Pati Desa Ngembalrejo sedalam kurang lebih 30 sentimeter dan menyebabkan kemacetan panjang,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus, Mundir, Kamis (16/2/2023).

Kemudian, di Kecamatan Mejobo telah terjadi jebolnya tanggul Sungai Piji di Desa Golantepus sepanjang kurang lebih 25 meter dan menyebabkan limpasan air dengan ketinggian 1,5 meter.

Tanggul jebol juga terjadi di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo sepanjang kurang lebih 20 meter dengan ketinggian air akibat kondisi tersebut mencapai 1,5 meter. Total kerugian akibat jebolnya tanggul sungai di wilayah Kecamatan Mejobo diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

Baca Juga :  Kerugian Pasca-Bencana di Kudus Capai Rp 389 Miliar, Pemkab Ajukan Bantuan ke BNPB

“Tembok rumah warga di Desa Golantepus Rt 05 Rw 05 milik Ibu Muntari juga dilaporkan roboh, dan mengalami kerugian sekitar Rp 5 Juta,” tambahnya.

Selanjutnya, di Kecamatan Jati terjadi limpqsan air dari Sungai Tumpang ke Perumahan Megawon Indah Desa Ngembal Kulon, yang mana ketinggian air yang menggenagi pemukiman mencapai 50-150 sentimeter.

“Sungai Tumpang juga meluap ke pemukiman di Dukuh Badongan, Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati Kudus,” imbuhnya.

Lalu, di Kecamatan Kaliwungu telah terjadi limpasan air Sungai Pesantren Desa Mijen yanh meluap dan menggenangi empat desa, yakni Desa Mijen, Desa Kaliwungu, Desa Prambatan Lor dan Desa Karangampel. Ketinggian air di pemukiman desa dan jalan desa bervariasi mukai 10-40 sentimeter.

“Akibat hujan semalam juga terjadi rumah roboh total di Desa Kaliwungu RT 2 RW 6. Kejadian terjadi tengah malam tadi,” tukasnya. (J05/A01)

Berita Terkait

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat
Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak
Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak
Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh
Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui
Angin Kencang Terjang Undaan di Tengah Malam, Belasan Atap Rumah Warga Porak Poranda
Banjir di Kudus Mulai Surut, Pengungsi Tersisa 11 Jiwa
Meski Mulai Surut, Banjir Kudus Masih Paksa 2.009 Jiwa Mengungsi
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak

Kamis, 9 April 2026 - 19:42 WIB

Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:10 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui

Berita Terbaru