Jurnalpantura.id, Kudus – Agus Suwarno (32) suami yang tega membakar anak dan istrinya hingga meninggal dunia, hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Pasalnya, Agus Suwarno masih menjalani perawatan intensif di RSUD Loekmnohadi Kudus.
Kapolsek Gebog AKP Fatah menjelaskan belum adanya penetapan tersangka karena Agus masih belum bisa dimintai keterangan.
“Pelaku masih masih di ruangan ICU RSUD Loekmnohadi dan belum bisa dimintai keterangan,” Kata AKP Abdul Fattah. Ahad 17/04/2022.
Masih di rawatnya Agus di ICU RSUD dr Loekmonohadi dibenarkan oleh Kepala ICU RSU dr Loekmonohadi Kudus Dokter Listiana Dewi.
Ia menjelaskan yang bersangkutan saat pertama masuk ke ruang ICU masih dalam kondisi sadar.
“Awalnya masih bisa diajak berkomunikasi. Tak lama kemudian mengalami sesak nafas. Sehingga membutuhkan bantuan Oksigen,” Jelasnya.
Menurut Dr Listiana, Agus sendiri mengalami luka bakar lebih dari 90 persen. Luka bakar meliputi wajah, leher, dada perut, tangan hingga kaki.
Agus Suwarno, tega membakar diri bersama istri dan anaknya. Peristiwa itu terjadi di kamar rumahnya di Desa Klisat, Gebog, Kudus. Sabtu 16/04/2022.
Sempat dirawat di RSI Sunan Kudus, Istri pelaku akhirnya meninggal dunia pada Sabtu 16/04 malam, menyusul anak nya yang baru berusia 1,5 bulan meninggal dunia saat dibawa ke RSI usai peristiwa kebakaran.
Pemakaman korban pembakaran dilakukan pada Ahad 17/04/2022 di TPU Tanjungan, RT 06, RW 06, Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Sedangkan pemakaman bayi berusia 1,5 bulan, sudah dilakukan pada Sabtu 16/04/2022, sekitar pukul 15.30 WIB di pemakaman yang sama. (J02/A01)










