Jurnalpantura.id, Kudus – Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus mengganti bak kontainer sampah yang rusak dengan unit baru di enam pasar di wilayah Kabupaten Kudus.
Pengadaan kontainer ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan sampah di area pasar dan mendukung kebersihan yang lebih baik.
Kontainer baru ini akan ditempatkan di Pasar Undaan Kidul, Pasar Mijen, Pasar Ngembalrejo, Pasar Kaliputu, Pasar Besito, dan Pasar Ngablak.
Kabid Pasar pada Disdag Kudus, Albertus Harys Yunanto, menjelaskan bahwa kontainer-kontainer baru tersebut menggantikan bak sampah yang sudah rusak dan tidak efektif lagi untuk menampung sampah.
“Kami taruh di enam lokasi pasar itu karena kontainer sampah di sana sudah rusak,” ujarnya pada Kamis, 27/3/2025.
Pengadaan bak kontainer sampah ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kudus Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 408 juta. Setiap kontainer yang dibeli dianggarkan sekitar Rp 68 juta.
“Kontainer baru ini terbuat dari plat baja yang dilapisi galvalum,” tuturnya.
Menurut Harys, pengadaan kontainer baru ini dilakukan sebagai langkah peremajaan, karena kondisi kontainer lama sudah rusak parah.
Ia menyebutkan bahwa memperbaiki kontainer yang sudah rusak sering kali tidak efektif, karena kerusakan cepat kembali terjadi. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk mengganti dengan unit baru yang lebih tahan lama.
Meskipun enam pasar mendapatkan kontainer baru, Harys mengungkapkan bahwa masih ada beberapa pasar di Kabupaten Kudus yang membutuhkan peremajaan kontainer sampah.
“Karena anggaran terbatas dan adanya efisiensi anggaran, maka hanya bisa mengadakan enam unit saja,” jelas Harys.
Setiap tahun, pihaknya selalu mengusulkan pengadaan kontainer baru untuk pasar-pasar yang membutuhkan.
Kabupaten Kudus sendiri memiliki total 25 pasar yang tersebar di berbagai wilayah. Sebagian besar pasar membutuhkan satu bak kontainer, namun pasar-pasar besar seperti Pasar Kliwon dan Pasar Mijen memerlukan dua kontainer.
Harys juga menyebutkan bahwa Pasar Piji sebenarnya membutuhkan satu kontainer lagi untuk meningkatkan kapasitas penampungan sampah.
Dengan adanya pengadaan kontainer baru di enam pasar tersebut, diharapkan permasalahan sampah di pasar-pasar tersebut dapat berkurang.
Hal ini sangat penting, mengingat sampah yang menumpuk dan berceceran di pasar sering kali menjadi masalah, terutama karena kesulitan dalam mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo. (J05/A01)










