Santri dari Berbagai Daerah Antusias Ikuti Pasanan di Ponpes Al Qaumaniyyah Jekulo Kudus

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ngaji Pasanan di Ponpes Alqaumaniyyah Jekulo Kudus (Foto:Dokumentasi Ponpes)

Suasana ngaji Pasanan di Ponpes Alqaumaniyyah Jekulo Kudus (Foto:Dokumentasi Ponpes)

Jurnalpantura id, Kudus – Santri dari berbagai daerah di Jawa Tengah hingga luar pulau tampak antusias mengikuti kegiatan pasanan Ramadan 1447 H yang digelar di Pondok Pesantren Al Qaumaniyyah.

Program pengajian kitab klasik ini menjadi magnet tersendiri bagi para pencari ilmu yang ingin memanfaatkan bulan suci untuk memperdalam pemahaman agama.

Ketua Pengurus Ponpes Al Qaumaniyyah, Sholikhin, saat diwawancarai pada Rabu (18/2/2026) menyampaikan bahwa pada awal Ramadan jumlah peserta pasanan berkisar antara 40 hingga 50 santri.

Namun, jumlah tersebut diprediksi meningkat signifikan setelah 23 Februari 2026, bertepatan dengan dimulainya kembali kegiatan sekolah formal di sejumlah lembaga pendidikan sekitar pondok.

“Setelah tanggal 23 Februari, insyaallah bisa sampai 150-an santri. Karena berbarengan dengan masuknya kurikulum di sejumlah sekolah formal di sekitar pondok,” ujarnya.

Dalam pasanan tahun ini, para santri mengkaji sejumlah kitab, di antaranya Silahul Muslim, Mukhtarul Ahadis, Bahjatul Tholibin, Akhlaku Hamlatul Qur’an, Israrus Shoum, Al-Masail Al-Khofiyah fi Sholati Asy-Syafi’iyyah, serta Lukmanul Hakim. Materi yang dipelajari meliputi fikih, hadis, akhlak, hingga tasawuf.

Sholikhin menjelaskan, pengkajian kitab tersebut tidak hanya bertujuan memperdalam pemahaman ibadah selama Ramadan, tetapi juga membentuk karakter dan budi pekerti santri. “Santri tidak hanya belajar tentang hukum-hukum ibadah, tetapi juga bagaimana membangun akhlak dan memperkuat spiritualitas,” jelasnya.

Baca Juga :  Libur Lebaran di Pijar Park Kudus, Pesona Alam Penghilang Penat

Kegiatan pasanan dilaksanakan secara intensif setiap hari setelah salat tarawih, usai dhuhur, serta menjelang waktu berbuka puasa. Untuk mengikuti program ini, santri dikenakan biaya sebesar Rp250 ribu yang mencakup pendaftaran dan konsumsi selama kegiatan berlangsung. Adapun kitab yang dipelajari dibeli secara mandiri oleh masing-masing peserta.

Mayoritas peserta berasal dari Kudus, Demak, dan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Bahkan, ada pula santri dari luar Pulau Jawa, dengan peserta terjauh berasal dari Riau, Sumatra. Latar belakang mereka beragam, mulai dari santri yang fokus mondok, mahasiswa, hingga pelajar sekolah umum yang ingin mengisi Ramadan dengan kegiatan positif.

Selain pasanan, Ponpes Al Qaumaniyyah juga tengah bersiap membuka Pendidikan Diniyah Formal (PDF) pada tahun ajaran baru setelah Syawal 2026.

Surat Keputusan (SK) penyelenggaraan PDF tersebut telah terbit pada Agustus 2025, sehingga santri nantinya bisa memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal negeri.

“PDF ini setara dengan pendidikan formal negeri, sehingga ijazahnya memiliki pengakuan resmi,” tutupnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa
Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan
Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan
Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus
Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus
Memotong Ego di Stadion Wergu Wetan: Pesan Iduladha Terakhir Sebelum Revitalisasi
Muhammadiyah Kudus Siapkan 36 Titik Shalat Idul Adha 1447 H
Ribuan Umat Katolik di Kudus Larut dalam Khidmat Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yohanes Evangelista
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kekeringan Melanda Sejumlah Desa, Pemkab Kudus Gelar Salat Istisqa

Kamis, 3 September 2026 - 18:21 WIB

Salat Istisqa Bakal Digelar di Halaman Pendopo Kudus, Sekda Ajak Warga Berdoa Minta Hujan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Kemarau Panjang Meluas, Kodim Kudus Gelar Salat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Tradisi Minum Susu Putih Saat 1 Muharam Dipersilakan, Ini Penjelasan MUI Kudus

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:44 WIB

Pelantikan 9 DPAC FKDT Jadi Momentum Memajukan Pendidikan Diniyah di Kudus

Berita Terbaru