Longsor Putus Total Akses Menuju Wisata Air Tiga Rasa Rejenu Kudus

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di area menuju kawasan objek wisata Air Tiga Rasa Rejenu, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: JP)

Longsor di area menuju kawasan objek wisata Air Tiga Rasa Rejenu, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (Foto: JP)

Jurnalpantura.id, Kudus – Longsor kembali terjadi di jalur menuju objek wisata Air Tiga Rasa Rejenu, Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Peristiwa tersebut mengakibatkan akses jalan menuju kawasan wisata alam itu terputus total dan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Juru Kunci Air Tiga Rasa Rejenu, Didik, mengatakan longsor diperkirakan terjadi pada dini hari, Sabtu, 17 Januari 2026, saat hujan deras mengguyur wilayah pegunungan Muria.

Ia menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut saat hendak memantau kondisi kawasan wisata.

Sekitar pukul 06.30 WIB, Didik yang berniat naik ke lokasi wisata terpaksa menghentikan perjalanannya.

Ia mendapati badan jalan rusak parah tertutup material longsor berupa lumpur, batu, dan tanah yang dinilai sangat membahayakan jika dilewati.

Menurut Didik, keberadaan batu berukuran sangat besar di sekitar lokasi menjadi salah satu penyebab utama rusaknya akses jalan.

“Batu itu sebelumnya sempat diupayakan untuk dievakuasi, namun gagal karena ukurannya yang terlalu besar dan keras meski telah menggunakan peralatan dari BPBD,” katanya.

Baca Juga :  Lagi Asyik Nonton TV, Warga Japan Dikejutkan Dengan Bencana Longsor

Akibat longsor tersebut, badan jalan selebar sekitar tiga meter rusak total. Material longsor diperkirakan berasal dari tebing setinggi kurang lebih 25 meter dan turut menyeret batu besar yang jatuh ke jurang di sisi jalan.

“Lokasi longsor berada sekitar satu kilometer dari kawasan objek wisata Air Tiga Rasa Rejenu,” tuturnya.

Didik memastikan tidak ada korban jiwa maupun pengunjung yang terjebak, karena sejak malam hari pihaknya telah mengimbau semua orang untuk turun dan tidak bermalam di area wisata selama musim hujan.

Hingga saat ini, material longsor belum dapat dievakuasi sepenuhnya. Relawan dan petugas Desa Tangguh Bencana (Destana) masih melakukan pembersihan di wilayah lain yang terdampak.

Didik menegaskan, jalur menuju Rejenu membutuhkan pengerjaan talud dan pengecoran ulang, mengingat longsor di jalur tersebut sudah kerap terjadi dan kali ini benar-benar membuat akses tidak bisa dilalui sama sekali. (J05/A01)

Berita Terkait

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat
Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak
Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak
Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh
Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui
Angin Kencang Terjang Undaan di Tengah Malam, Belasan Atap Rumah Warga Porak Poranda
Banjir di Kudus Mulai Surut, Pengungsi Tersisa 11 Jiwa
Meski Mulai Surut, Banjir Kudus Masih Paksa 2.009 Jiwa Mengungsi
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB

Pohon Tumbang di Lingkar Barat Kaliwungu Kudus Sebabkan Arus Lalu Lintas Tersendat

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Angin Kencang Terjang Desa Pasuruhan Lor Kudus, 28 Rumah Rusak

Kamis, 9 April 2026 - 19:42 WIB

Disapu Angin Kencang, 16 Rumah di Undaan Kudus Rusak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

Undaan Kudus Diterjang Angin Kencang, Ratusan Bangunan Rusak, Rumah Warga Terangmas Roboh

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:10 WIB

Sempat Tertutup Longsor, Akses ke Semliro Kini Sudah Bisa Dilalui

Berita Terbaru