Dinsospermasdes Jepara Gelar Penguatan Kapasitas BUMdes dan BUMdesMa

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2024 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan Kapasitas BUMDes dan BUMDesMa di Jepara (Foto:J08)

Penguatan Kapasitas BUMDes dan BUMDesMa di Jepara (Foto:J08)

Jurnalpantura.id, Jepara – Desa sebagai Soko guru kemandirian bangsa, dalam rangka pengembangan ekosistem ekonomi di desa, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DINSOSPERMASDES) Kabupaten Jepara menggelar acara penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa).

Acara Penguatan Kapasitas berlangsung mulai 20 hingga 22 Desember yang di hadiri oleh para perwakilan 185 BUMDes di Kabupaten Jepara.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DINSOSPERMASDES) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto menyampaikan ucapan terima kasih yang telah hadir mengikuti kegiatan, harapannya dapat memperoleh wawasan baru yang berguna bagi keberlanjutan BUMDes dan BUMDesMa.

Lebih lanjut, Edy Marwoto menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah meningkatkan produktivitas bagi para pengelola BUMDes dan BUMDesMa, melalui diskusi dan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

“Kegiatan ini di harapkan dapat memperkuat kapasitas pengelolaan BUMDes dan BUMDesMa, sehingga mampu mendorong pengembangan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.

“Ingat, uang yang kita kelola ini adalah uang negara, dan secara administrasi harus di pertanggung jawabkan dengan baik agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” tegas Edy Marwoto.

Baca Juga :  Siap-siap! Pasar Takjil Direncanakan Hadir di Colo Kudus Selama Bulan Ramadan

Di hubungi terpisah, Kepala Bappeda kabupaten Jepara, Hasanuddin Hermawan mengatakan, BUMDes dan BUMDesMa sebagai bentuk kebijakan pengembangan pembangunan kawasan pedesaan di kabupaten Jepara.

“Dalam Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP), ada beberapa kawasan, antara lain kawasan agrowisata Desa Bungu, Ngoro dan Pancur, kawasan pantai pesisir Desa Sekuro, Karanggondang dan Mlonggo,” ucapnya.

Selanjutnya adalah kawasan perdesaan agro industri kopi, yakni Desa Bucu dan Sumanding di Kembang, kawasan Dapurkuwat yang terdiri dari Desa Damarwulan, Tempur, Kunir, dan Watuaji, di Kecamatan Keling, serta Banjaran, Papasan, dan Srikandang Kecamatan Bangsri.

“Tak tanggung -tanggung pendapatan dari salah satu unit usaha ini sangat besar sehingga mampu menyetor deviden ke desa 10,5 % dari penyertaan modal yang di setor oleh desa, data Juni yang lalu,” terangnya.

Petinggi Kaliaman Masheru Hepnanto Rohman mengusulkan agar desa selalu di berikan prioritas dalam pengembangan BUMDes dan BUMDesMa dengan dukungan support maksimal.

“Kita juga kepingan ekonomi masyarakat desa kami lebih mandiri dan berkelanjutan,” harapnya. (J08/A01)

Berita Terkait

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng
Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II
Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman
Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global
Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor
Tunggakan Retribusi Pasar Jadi Beban PAD Kudus, Nilainya Capai Rp 7,6 Miliar
Kodim Kudus Gelar Event Endurance Rayakan HUT TNI, Puluhan Tim Pelajar dan Jurnalis Adu Ketangguhan
Konser Guyon Waton di Simpang 7 Kudus, Satlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:09 WIB

BPS: Inflasi Tahunan Kudus 3,16 Persen, Sedikit di Bawah Jateng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Enam Peserta Kudus Ukir Prestasi di MTQ Nasional 2026, Jateng Catat Sejarah Juara Umum II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Lukisan Garam Terbesar di Dunia Bakal Dibuat di Dasun Rembang, Libatkan 20 Seniman

Selasa, 29 September 2026 - 15:29 WIB

Nilai Ekspor Kudus Capai Rp400 Miliar, Pemkab Bidik Lebih Banyak Pelaku Usaha Go Global

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

Kudus Mulai Bidik Pasar Dunia, Pelaku Usaha Dibekali Pengetahuan Ekspor

Berita Terbaru