Wisuda Ke-31 UMKU, Rektor Ingatkan Gelar Akademik Adalah Amanah Moral

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi wisuda ke 31 UMKU. Foto: ist.

Prosesi wisuda ke 31 UMKU. Foto: ist.

Jurnalpantura.id, Kudus – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menggelar prosesi Wisuda ke-31 di Crystal Building UMKU, Kamis 21/5/2026.

Rektor UMKU Dr. Edy Soesanto, menegaskan bahwa gelar akademik yang diperoleh para lulusan bukan sekadar tanda kelulusan, tetapi juga amanah moral yang harus diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 553 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan pada wisuda Tahun Akademik 2025/2026. Para lulusan berasal dari 19 program studi yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, teknologi, ekonomi, hukum, hingga profesi ners.

Dalam sambutannya, Rektor UMKU menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menuntaskan proses pendidikan di perguruan tinggi. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang, disiplin, dan dukungan banyak pihak.

Menurut Edy, wisuda bukanlah garis akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan baru untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah kehidupan masyarakat yang terus berubah.

“Gelar akademik yang saudara peroleh bukan hanya simbol capaian intelektual, tetapi juga amanah moral untuk menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan perubahan global yang berlangsung cepat menuntut generasi muda agar terus meningkatkan kapasitas diri. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Selain kompetensi akademik, para alumni UMKU juga diharapkan memiliki karakter kuat, integritas, kemampuan bekerja sama, dan kepekaan dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Update Rehab 92 Sekolah, Disdikpora Kudus: Tinggal 15 SD

“Jangan pernah berhenti bertanya, berpikir kritis, dan berinovasi. Bangsa ini membutuhkan generasi yang mampu memberikan solusi nyata,” katanya.

Edy turut mengingatkan para wisudawan untuk menjaga nilai kejujuran, semangat kemanusiaan, dan pengabdian di mana pun nantinya mereka berkarya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Sekretaris Daerah Kudus Eko Djumartono yang hadir mewakili Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan.

Ia mengatakan, para sarjana yang baru diwisuda akan menghadapi tantangan baru di dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis. Oleh sebab itu, kemampuan menguasai teknologi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman menjadi hal penting.

“Jangan cepat puas dengan pencapaian yang ada sekarang. Terus tingkatkan kemampuan diri dan hadapi tantangan dengan kerja keras serta integritas,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ir. Mohammad Adam, juga memberikan motivasi kepada para wisudawan.

Ia mengajak lulusan UMKU untuk meneladani semangat pembaruan yang diwariskan KH Ahmad Dahlan dalam menghadirkan perubahan positif di masyarakat.

Di sisi lain, salah satu wisudawan terbaik dari Program Studi PGSD UMKU, Safira Saharani, mengungkapkan rasa syukur karena berhasil menyelesaikan pendidikan di UMKU.

Ia berharap ilmu yang didapat selama kuliah dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan diri sebagai tenaga pendidik. (J02/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru